Harga Mentimun Naik Dua Kali Lipat, Petani Wonogiri Untung Besar
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Syekh Ali Jaber./Ist-Facebook Syekh Ali Jaber Official
Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka cita atas meninggalnya Syekh Ali Jaber pada Kamis (14/1/2021). Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan Syekh Ali Jaber adalah sosok pendakwah yang moderat dan mampu merangkul semua kelompok.
“Pesan-pesan tablignya menyebarkan Islam yang meneguhkan, mendamaikan, dan mempersatukan,” kata Haedar dalam keterangan tertulis pada Kamis.
BACA JUGA: Video Proses Pengantaran Jenazah di Kulonprogo Viral, Ini Kisah di Baliknya...
Selain itu, Syekh Ali Jaber juga merupakan sosok yang tidak pernah mengeluarkan ungkapan-ungkapan yang bersifat kontroversial. Menurut Haedar, keulamaan Syekh Ali Jaber bukan hanya pada ilmunya, tetapi lisan dan tindakan yang dapat menjadi suri teladan umat. “Beliau telah banyak berperan dalam melahirkan generasi penghafal Al-Quran,” kata Haedar.
Haedar mendoakan agar Syekh Ali Jaber khusnuh khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggal diberi kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG prediksi cuaca DIY Jumat (17/7) cerah berawan. Waspada udara kabur di Sleman & Kulonprogo, suhu 20-32°C. Simak info lengkapnya di sini.
Orang tua kini dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk penggunaan media sosial serta potensi gangguan kesehatan mental
udaya membaca dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi derasnya arus informasi di era digital