Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Agustus 2025, Elon Musk hingga Mark Zuckerberg Masuk Tiga Besar
Elon Musk, Larry Ellison, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg termasuk di antara 10 orang terkaya di dunia.
Susi Pudjiastuti/ANTARA-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti santai menanggapi pernyataan Komisaris PT Bima Sakti Mutiara Hashim Djojohadikusumo, yang mengatakan kebijakan larangan ekspor benur adalah keliru.
“Saya tadi pagi dengar susi keliru susi keliru, keliru apanya? Orang saya sekarang lagi di pantai kok lagi paddling kok, keliru apanya? Siang hari begini ngomong Susi keliru,” kata Susi lewat unggahan video di akun Twitternya @susipudjiastuti, Sabtu (5/12/2020).
Sambil bermain paddling di tengah laut, Susi menjelaskan, selama menjabat sebagai Menteri KKP, tidak ada yang pernah tidak setuju dengan kebijakannya. Kalau pun ada, Susi mempertanyakan karena tidak ada yang melayangkan tuntutan.
BACA JUGA : Adik Prabowo Subianto Mengaku Siap Dipanggil KPK Soal
“Dulu waktu saya masih menjabat, saya sudah bilang, kalau ada yang tidak setuju dengan kebijakan saya bisa tuntut saya. Sekarang saya cuma Susi Pudjiastuti sedang paddling di tengah laut, apa urusannya yang keliru,” imbuhnya.
Dia melanjutkan, semua kebijakannya ketika menjabat Menteri KKP yang dinilai keliru, telah diubah oleh menteri KKP yang menggantikannya yaitu Edhy Prabowo.
“Kan sudah diganti semua yang keliru, mestinya kan jadi benar, kalau sudah diganti kan masa keliru lagi. Keliru diganti ya jadi benar,” ujarnya.
Selamat pagi lagi ! Saya tidak keliru pagi ini saya cek laut masih biru??? Lihat video ini ? pic.twitter.com/Sq4z8pocGK
— Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti) December 5, 2020
Sebelumnya, Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan adik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, menilai kebijakan Susi saat menjabat Menteri KKP untuk melarang ekspor benih lobster keliru.
"Sangat setuju [budidaya dan ekspor lobster]. Kami mau Indonesia jadi super power, adikuasa kelautan. Masa kita serahkan kepada Vietnam, saya enggak rela, saya enggak setuju," ujar Hashim dalam konferensi pers, Jumat, (4/12/2020).
Hashim mengatakan pelarangan budidaya dan ekspor itu justru banyak merugikan nelayan.
BACA JUGA : 43 Juta Benih Lobster Telah Diekspor
Menanggapi hal tersebut, Susi balik melontarkan pertanyaan kepada Hashim melalui cuitan pada akun twitternya, Jumat (4/12/2020) malam. Isinya, meminta adik Prabowo Subianto tersebut untuk memperjelas pernyataannya dalam konferensi pers yang digelar pada hari yang sama.
"Tuan Hasyim yth, Mohon info nama, alamat nelayan yg ditangkap oleh susi ?????" demikian cuitan Susi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Elon Musk, Larry Ellison, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg termasuk di antara 10 orang terkaya di dunia.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)