Gempa Sukabumi M4,5 Dipicu Sesar Aktif Bawah Laut
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
Rizieq Shihab/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Polri melalui Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mempersilakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab untuk pulang ke Tanah Air. Sebab, Polri tidak pernah melarangnya kembali ke Indonesia.
"Pokoknya kalau mau pulang, pulang saja. Kami tidak mau menanggapi itu," kata Brigjen Awi, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2020).
Menurut dia, Polri selama ini tidak pernah mengusir Rizieq untuk pergi dari Indonesia. "Selama ini kami tidak pernah mengusir," ujarnya.
Sebelumnya beredar informasi Rizieq akan pulang ke Indonesia dari Arab Saudi pada Rabu, 4 November 2020. Bahkan ada informasi jika akan ada siaran langsung atas kepulangan Rizieq.
Baca juga: Sri Mulyani Sebut Utang untuk Selamatkan Nyawa Seluruh Masyarakat Indonesia
Terkait hal itu, Awi memastikan Polri tidak mengetahui rencana kepulangan Rizieq.
Ada sejumlah baliho bertuliskan dukungan kepulangan Rizieq yang dipasang di beberapa titik di Jakarta, di antaranya Jalan KS Tubun, Jakarta Barat; Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur; Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, dan Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan.
Sekretaris Umum DPP FPI Munarman mengatakan pemasangan baliho itu adalah ide dan inisiatif masyarakat yang mengagumi Rizieq.
Menurut dia, FPI tak pernah menginstruksikan masyarakat tertentu untuk memasang baliho Rizieq.
Sebelum isu kepulangan Rizieq, menurutnya, sudah banyak baliho dan poster dukungan yang terpasang di sejumlah titik di Jakarta.
Baca juga: Sultan Berharap Sekolah Iklim Bisa Kurangi Risiko Dampak Cuaca Ekstrem
Munarman mengatakan, pihaknya belum memastikan tanggal kepulangan Rizieq.
"Nanti beliau akan umumkan langsung tanggal dan hari kepulangan beliau," kata Munarman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
TBY menggelar Ekspresi Seni Kontemporer Lintas Generasi di Jogja dengan menghadirkan tiga koreografer dari generasi berbeda.
Harga cabai rawit di Temanggung naik menjadi Rp65.000 per kilogram akibat produksi menurun karena cuaca hujan dan permintaan tinggi.
Catat jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Simak prediksi tanggal lengkapnya di sini.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.