Komnas HAM Desak Evaluasi Polda Jateng Terkait Penggerebekan Pesantren Putri
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pasangan calon (Paslon) yang mengikuti kontestasi Pilkada 2020 diharapkan bisa berkampanye secara kreatif. Salah satunya menjadikan sarana dan prasarana protokol kesehatan sebagai bagian dari kampanye.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan para paslon dipersilakan membuat masker sebanyak mungkin dengan disertai gambar serta nomor urut. Dia juga menjelaskan paslon boleh menyediakan fasilitas cuci tangan di tempat umum.
"Juga dibolehkan membuat dan menyediakan tempat-tempat cuci tangan di jalan umum. Berkoordinasi dengan pemda setempat, agar tidak mengganggu ketertiban,” ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2020).
Baca Juga: Pilkada Gunungkidul: Alat Kampanye Dirusak, Tim Immawan-Martanty Lapor ke Bawaslu
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Kapolri, Mendagri, dan institusi lainnya, Mahfud mengatakan kampanye Pilkada 2020 yang berlangsung hampir dua pekan berjalan cukup baik. Namun sayang, masih ditemukan pelanggaran-pelanggaran kecil di sejumlah tempat.
"Kalau dihitung tanggal 23, 24, 26 sampai sekarang, pelanggaran tetap ada. Tapi bisa dikendalikan dan tidak membesar. Seperti soal jaga jarak, kapasitas jumlah orang, dan ada yang lupa pakai masker. Pelanggaran yang biasa terjadi di tempat-tempat lain yang tidak ada Pilkada,” ucapnya.
Baca Juga: Hadirkan Kerumunan, Kegiatan Layang-Layang di Kulonprogo Dibubarkan
Mahfud berharap seluruh jajaran aparat keamanan dan pemerintah daerah menjaga kinerjanya. Tak lupa dia memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah berusaha menjaga agar Pilkada 2020 tidak memunculkan klaster covid-19 baru.
"Saya tetap meminta kepada TNI, Polri, Satpol PP, Pemda, dan seluruh aparatnya, untuk terus seperti sekarang. Tertibkan keseluruhan jalannya Pilkada ini. Terutama menertibkan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan,” katanya.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Mahfud MD: Masker dan Tempat Cuci Tangan Boleh Jadi Media Kampanye".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Kajian Celios memperkirakan kerugian kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp224,65 triliun, dengan potensi 41,89 juta orang terdampak ISPA.
Pemprov Jawa Tengah mengumpulkan 31.032,44 liter minyak jelantah dari 60.680 ASN dan pegawai BUMD hingga meraih penghargaan MURI.
BPS mencatat inflasi tahunan Oktober 2026 sebesar 3,23%. Cabai rawit, beras, bensin, dan tarif pesawat menjadi penyumbang inflasi.
Polda DIY mencatat kecelakaan turun 23% dibanding pekan sebelumnya selama Ops Patuh Progo 2026, tetapi naik dibanding periode tahun lalu.