9 WNI Flotilla Gaza Ditangkap Israel, Kemlu RI Bergerak
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
llustrasi penjara./Harian Jogja
Harianjogja.com, UKRAINA - Seorang ibu di Ukraina nekat menggali terowongan guna membantu pelarian anaknya dari dalam penjara di Ukraina.
Perempuan 51 tahun yang namanya dirahasiakan itu dilaporkan berasal dari Kota Nikolaev, Ukraina. Dia diketahui menyewa sebuah rumah tak jauh dari penjara tempat putranya menjalani hukuman seumur hidup.
Demi bertemu dengan putranya, perempuan itu setiap malam pergi mengendarai skuter tanpa suara ke lapangan kosong dekat penjara keamanan maksimum Zaporizhia untuk menggali terowongan.
Dengan menggunakan peralatan sederhana dia berusaha menggali tanah sedalam 3 meter menembus ke dalam penjara. Untuk memindahkan tanah yang sudah digali, dia menggunakan troli hasil modifikasi.
Sayang, upayanya terhenti setelah petugas menangkapnya di pekan ketiga proses penggalian terowongan.
Saat diinterogasi petugas, perempuan itu mengaku hanya keluar rumah sewaan pada malam hari untuk menggali terowongan, sedangkan di siang hari dia beristirahat. Pengakuan ini dibenarkan penduduk setempat yang mengaku tidak pernah melihat perempuan tersebut saat siang hari.
Dikutip dari DailyMail dilansir INews.id--jaringan Harianjogja.com Sabtu (8/8/2020) pagi WIB, selama tiga pekan perempuan tersebut sudah menggali terowongan sepanjang 10 meter dengan kedalam 3 meter. Dia dilaporkan telah memindahkan tanah galian hingga 3 ton.
Petugas telah memastikan penggalian terowongan tersebut sebagai upaya perempuan tersebut untuk membebaskan putranya dari dalam penjara, bukan terkait misi pembebasan yang diorganisir kelompok kejahatan.
Untuk mempertanggungjawabkan aksinya, si ibu terancam menghabiskan waktu di dalam penjara. Meksipun aksinya dianggap sebagai tindakan kriminal, warga sekitar penjara justru memuji keberanian dan keteguhan hati si ibu.
"Ibu ini mempersiapkan dengan matang. Mungkin dia adalah putri seorang penambang. Untuk menggali 3 meter saja sudah cukup sulit. Dia tidak memiliki ekskavator atau sejenisnya," kata penduduk setempat.
"Ini adalah ibu sejati, bukan salah satu dari mereka yang meninggalkan anaknya," lanjutnya.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Perempuan 51 Tahun Rela Gali Terowongan Demi Bebaskan Anaknya dari Penjara".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
Kolaborasi BLACKINK dan Tenun Nusantara hadirkan fashion gothic hitam di Jogja, memadukan tradisi dan ekspresi modern.
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Kebiasaan makan malam seperti ngemil dan makan larut bisa picu stres. Simak tips pola makan sehat untuk jaga kesehatan mental.
KPK memeriksa mantan Dirjen Haji Hilman Latief terkait kasus korupsi kuota haji Rp622 miliar. Sejumlah nama besar sudah jadi tersangka.
Prabowo minta masyarakat rekam aparat nakal dan lapor langsung. Instruksi tegas bersih-bersih korupsi di seluruh lembaga pemerintah.