Gempa Venezuela: 500 Gempa Susulan, Korban Tewas Tembus 1.450
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan perkara yang melibatkan Andrie Yunus masih menjadi kewenangan peradilan militer. Hal itu lantaran hingga kini belum ditemukan tersangka dari kalangan sipil.
Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/4/2026), Yusril menjelaskan bahwa sesuai Undang-Undang Peradilan Militer, anggota aktif TNI yang menjadi terdakwa akan diadili di pengadilan militer.
Belum Penuhi Unsur Koneksitas
Menurut Yusril, skema peradilan koneksitas hanya dapat diterapkan apabila terdapat keterlibatan tersangka dari unsur militer dan sipil secara bersamaan.
“Jadi sekarang ini ada ketentuan KUHAP tentang koneksitas ya, yang kemarin didiskusikan kalau sekiranya ada tersangka militer dan tersangka sipilnya. Tapi sampai hari ini belum ditemukan tersangka sipil, maka sepenuhnya akan menjadi kewenangan bagi peradilan militer,” ujarnya.
Terkait usulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenai pelibatan hakim ad hoc untuk meningkatkan kepercayaan publik, Yusril menyebut pemerintah membuka ruang pembahasan bersama Mahkamah Agung.
“Memang ada hakim ad hoc yang disebutkan dalam beberapa peraturan perundang-undangan, tapi bisa juga ada usulan-usulan baru adanya hakim ad hoc dalam menangani satu perkara,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini keberadaan hakim ad hoc telah diatur dalam sejumlah regulasi, seperti pada Pengadilan HAM dan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
Masih Butuh Pembahasan Lanjutan
Meski demikian, peluang pembentukan mekanisme serupa untuk perkara tertentu tetap terbuka melalui pembahasan lebih lanjut antara pemerintah dan lembaga peradilan.
“Mudah-mudahan ada jalan keluar untuk menampung saran dan usul yang disampaikan oleh Pak Wakil Presiden,” imbuh Yusril.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.
Prediksi Pantai Gading vs Norwegia di 32 besar Piala Dunia 2026, duel Haaland vs Pepe, lengkap susunan pemain.
Presiden Prabowo akan pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Polri tampilkan parade hingga alutsus.
Kemendikdasmen sediakan 1.842 buku digital gratis lewat SIBI, diakses jutaan pengguna untuk mendukung pembelajaran. Ini linknya.
BPJS Ketenagakerjaan dorong kemandirian ahli waris lewat Rekso Waris dan pelatihan bisnis digital di Jogja.
Eks Lurah Condongcatur ditahan Polda DIY usai kasus penyalahgunaan TKD yang rugikan negara Rp1,7 miliar.