Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla, mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026), untuk melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita hoaks. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA— Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla, mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026), untuk melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita hoaks.
JK datang sekitar pukul 11.00 WIB, mengenakan kemeja biru muda, didampingi kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu.
Menurut Talaohu, laporan diajukan terhadap ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar. Dugaan pencemaran terjadi terkait tuduhan JK menyerahkan Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan pihak lain dalam gerakan mempersoalkan keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo.
“Dia mengeluarkan pernyataan yang menyebut Pak JK menyerahkan uang kepada Roy dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar,” kata Talaohu.
Laporan diajukan berdasarkan Pasal 439 jo. Pasal 441 KUHP baru (UU Nomor 1 Tahun 2023) serta Pasal 27A jo. Pasal 45 UU ITE. Sebelumnya, kuasa hukum JK juga mendatangi Bareskrim pada Senin (6/8) terkait kasus yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026