Trump Masih Buka Opsi Serang Iran, Diplomasi Timur Tengah Berlanjut
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Kondisi lengang di dalam gerbong KA Prameks tujuan Solo - Jogja, Sabtu (21/3/2020). /Solopos-Farida Trisnaningtyas
Harianjogja.com, SOLO - Untuk mencegah penularan virus Corona penyebab Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatasi jumlah penumpang kereta api (KA) lokal Prambanan Ekspres (Prameks) hanya 50%.
Padahal, biasanya KA Prameks yang merupakan relasi Solo – Jogja pergi pulang (PP) ini beroperasi hingga 150% dari kapasitas kereta.
Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan PT KAI membatasi jumlah penumpang KA lokal termasuk Prameks dari kapasitas biasanya 150% menjadi 50%. Menurutnya, kebijakan ini sekaligus menerapkan pembatasan fisik demi memutus rantai persebaran Covid-19.
“Sejak adanya Covid-19 ini, okupansi KA juga menurun drastis. Okupansi KA Prameks menjadi hanya 20 sampai 25 persen dalam sekali perjalanan,” ujarnya, kepada Solopos.com, Senin (6/4/2020).
Eko menjelaskan kapasitas penuh 150% tersebut terdiri dari 100% penumpang duduk dan 50% penumpang berdiri. Tetapi, dengan pembatasan ini maka penumpang KA Prameks tidak perlu berdesakan di dalam gerbong.
Pembatasan kapasitas maksimal KA Prameks secara otomatis disesuaikan dengan jumlah tiket yang bisa dipesan baik secara online melalui channel KAI maupun go show di stasiun pemberangkatan. Artinya tidak ada penumpang yang berdiri selama pembatasan itu.
Menurutnya, jumlah penumpang KA di wilayah Daops VI pada hari biasa sebelum wabah Corona mencapai 30.000 per hari. Akan tetapi, sejak adanya Covid-19, angka penumpang jeblok hingga kisaran 3.000 penumpang per hari.
“Penumpang KA kini juga diharuskan mengenakan masker ketika naik KA,” imbuhnya.
Di samping itu, PT KAI memutuskan tetap mengoperasikan KA Prameks sesuai jadwal. Hal ini berbeda dengan KA jarak jauh yang sebagian besar disetop operasionalnya lantaran turunnya okupansi KA efek wabah Covid-19.
Salah satu penumpang langganan KA Prameks, Alfi, mengaku kerap kehabisan tiket KA Prameks jika hendak bepergian untuk keperluan mengajar di Jogja. Kini kondisi di dalam gerbong KA lokal Solo-Jogja ini lengang.
“Saya sering kehabisan karena saking penuhnya. Sekarang sepi sekali keretanya, mbak,” jelas dosen muda ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!