B50 Resmi Dirilis, Warga Harap BBM Lebih Murah dan Ramah Lingkungan
Peluncuran B50 disambut positif pengguna jalan. Warga berharap BBM lebih murah, ramah lingkungan, dan stok stabil.
Warga mengenakan masker di stasiun kereta di Beijing, China, Jumat (24/1/2020). - Yomiuri Shimbun via Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-- Rencana evakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Wuhan, China masih dimatangkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi. Menlu Retno terus berkoordinasi dengan otoritas China terkait rencana evakuasi ini.
"Dari sejak awal kita sudah membuka opsi evakuasi. Nah tentunya kita ingat bahwa situasi Wuhan adalah lock down, nah ini yang kita detailkan terus dengan otoritas Tiongkok, saya terus berkoordinasi dengan negara lain," kata Retno di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (30/1/2020).
"Saya tiap hari dengan Menlu Australia yang paling tidak sampai malam tadi belum dapat evakuasi. Persiapan mereka juga cukup matang, untuk compare saling belajar, kita bisa saling belajar mengeluarkan WNI kita," imbuhnya.
Menurut Retno, berdasarkan data terbaru, ada sekitar 243 WNI yang mayoritas berada di Wuhan. Kementerian Luar Negeri juga terus berkomunikasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di China untuk pendataan terkait rencana evakuasi.
"Nah pada saat kita merancang evakuasi, itu hitunganya sangat kompleks, dalam artian kita lihat sebarannya dulu ada di titik yang jaraknya di Wuhan ratusan kilometer. Bagaimana mengambil mereka dalam kondisi lock down, busnya ini dari mana, detail sekali. Tapi kita bekerja dengan cepat," ujar Retno.
Retno berharap dalam waktu dekat pemerintah bisa mengevakuasi WNI di Wuhan. Sementara, untuk urusan logistik, Retno mengatakan pihak KBRI juga memastikan WNI di Wuhan tak kekurangan makanan.
"Pada saat 5 hari saya sudah mengatakan jump in. Kita masuk, kita berkoordinasi dengan PPI yang sangat luar biasa, dan akhirnya mereka sudah bisa membeli pasokan karena harga tentunya naik dan sebagainya, dan sebanyak itu kita bantu. Jadi dengan demikian, pasokan paling tidak dapat diperpanjang untuk 1 minggu ke depan," jelasnya.
Lebih lanjut, Retno mengatakan hari ini pihaknya juga akan menggelar rapat koordinasi untuk menyikapi merebaknya virus corona. Ia menegaskan pemerintah akan mencermati secara serius masalah ini, termasuk soal kedatangan turis ke Indonesia.
"Pertama, melindungi Indoensia dalam artian kita mengelola secara sangat cermat, serius, detail mengenai kedatangan turis dan sebagainya. Dengan tujuan, dan ini juga dilakukan oleh semua negara, dengan tujuan mencegah untuk melindungi masyarakat dan negara kita dari kemugkinan tertular virus tersebut," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Peluncuran B50 disambut positif pengguna jalan. Warga berharap BBM lebih murah, ramah lingkungan, dan stok stabil.
Pakar UGM mengingatkan bahaya heat stroke di tengah suhu panas ekstrem. Kondisi ini dapat merusak fungsi organ dan otak hingga berujung kematian jika terlambat
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Laga Inggris vs Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026 terancam tunda akibat cuaca ekstrem di Miami. FIFA pantau badai petir dan suhu 43°C. Inggris juga ha