B50 Resmi Dirilis, Warga Harap BBM Lebih Murah dan Ramah Lingkungan
Peluncuran B50 disambut positif pengguna jalan. Warga berharap BBM lebih murah, ramah lingkungan, dan stok stabil.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan/ Antara
Harianjogja.com, BANDUNG—Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjalani penanganan medis setelah mengalami gangguan kesehatan saat beraktivitas di Balai Kota Bandung pada Jumat (10/7/2026). Hingga sore hari, kondisi Farhan masih dalam pemeriksaan tim dokter sehingga belum ada informasi resmi mengenai diagnosis maupun tindakan medis lanjutan yang akan dijalani.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, mengatakan pemerintah kota masih menunggu hasil pemeriksaan dari tenaga medis sebelum menyampaikan keterangan lebih rinci kepada publik.
“Saat ini beliau masih dalam penanganan tim dokter. Kami menunggu proses medis yang sedang berlangsung dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah ada perkembangan,” kata Henryco saat dikonfirmasi di Bandung.
Sebelum kondisinya menurun, Farhan diketahui masih menjalankan agenda kerja seperti biasa. Ia bahkan sempat menerima sejumlah tamu di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung.
Namun, setelah itu Farhan mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak sehat. Situasi tersebut membuat agenda yang telah dijadwalkan tidak dapat dilanjutkan dan tim segera mengambil langkah untuk membawanya ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis.
Menurut Henryco, Wali Kota Bandung semula dijadwalkan menghadiri rapat paripurna lanjutan. Akan tetapi, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan sehingga kehadiran dalam agenda tersebut harus dibatalkan.
“Beliau tadinya mau hadir di rapat paripurna yang kedua, tapi ternyata ya beliau sakit sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit,” katanya.
Hingga saat ini, tim dokter masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi kesehatan Farhan. Karena proses medis masih berlangsung, belum ada kepastian apakah ia akan menjalani perawatan inap atau diperbolehkan pulang untuk beristirahat di rumah.
Pemerintah Kota Bandung memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat. Seluruh perangkat daerah tetap menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing sehingga layanan publik tetap berlangsung normal.
Henryco menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelayanan pemerintahan karena mekanisme kerja birokrasi tetap berjalan sebagaimana mestinya meskipun wali kota sedang menjalani pemeriksaan kesehatan.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar Muhammad Farhan segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugas serta tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.
“Pemkot Bandung akan menyampaikan perkembangan informasi lebih lanjut kepada publik setelah memperoleh informasi resmi dari tim medis,” kata dia.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit mengenai hasil pemeriksaan maupun kondisi kesehatan terbaru Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peluncuran B50 disambut positif pengguna jalan. Warga berharap BBM lebih murah, ramah lingkungan, dan stok stabil.
Storage WhatsApp cepat penuh bisa membuat HP lemot dan memori cepat habis. Simak penyebab utama serta cara mudah membersihkan file besar di WhatsApp.
Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026: rekor 5 kemenangan Spanyol, Rodri-Pedri-Yamal kunci, Belgia kehilangan Onana. De Bruyne harapan Belgia.
Kejati DIY menyelesaikan pendataan seluruh SPPG di wilayah DIY dan menyerahkan hasilnya ke Pidsus Kejaksaan Agung untuk mendukung penanganan perkara yang sedang
RS Bethesda Yogyakarta mendorong pengembangan hospice untuk memperkuat layanan paliatif di tengah meningkatnya jumlah lansia di DIY.
Sering merasa tidak dihargai, tidak didengar, atau terus bertengkar dengan pasangan? Kenali tujuh tanda hubungan tidak sehat yang bisa menjadi sinyal salah memi