Prabowo Resmikan 5 Bendungan Sekaligus di Lombok, Ini Targetnya

Newswire
Newswire Jum'at, 10 Juli 2026 14:47 WIB
Prabowo Resmikan 5 Bendungan Sekaligus di Lombok, Ini Targetnya

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto berinteraksi dengan warga saat tiba di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman

Harianjogja.com, LOMBOK—Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan strategis nasional (PSN) secara serentak dari Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan infrastruktur sumber daya air di Indonesia.

Berdasarkan pantauan siaran langsung Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB dengan menggunakan kendaraan kepresidenan Maung Garuda. Kehadirannya disambut antusias warga yang telah memadati kawasan bendungan. Bahkan, Prabowo sempat berdiri dari atap kendaraan untuk menyapa masyarakat sebelum turun dan bersalaman secara langsung.

Dengan mengenakan safari krem, celana hitam, dan topi biru, Prabowo kemudian menuju lokasi utama peresmian yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Tampak mendampingi di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Mensesneg Prasetyo Hadi.

Adapun lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting (NTB), Bendungan Keureuto dan Rukoh (Aceh), Bendungan Jlantah (Jawa Tengah), serta Bendungan Sidan (Bali). Seluruh proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang telah lama direncanakan untuk memperkuat sistem pengelolaan air di berbagai daerah.

Bendungan Meninting sendiri memiliki luas genangan sekitar 46 hektare dan dirancang untuk meningkatkan indeks pertanaman di NTB dari 280 persen menjadi 300 persen. Selain itu, bendungan ini diproyeksikan mampu menambah produksi padi hingga 420.000 ton gabah setiap musim tanam.

Peresmian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang berdampak langsung pada sektor pertanian, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pengembangan energi terbarukan.

Dengan hadirnya lima bendungan ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan sekaligus memastikan ketersediaan air bagi masyarakat. Infrastruktur ini juga diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah strategis ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan sektor pangan dan sumber daya air tetap menjadi prioritas utama dalam agenda nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online