Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, 6 Meninggal dan 140 Dicari
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Ketua Tanfidziah PBNU, Robikin Emhas. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Umat Nasrani akan merayakan Natal pada Rabu (25/12/2019). Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai tak ada masalah bagi umat Muslim mengucapkan selamat Natal kepada umat Nasrani.
Apalagi jika ucapan tersebut disampaikan sekadar untuk menghormati dan menjaga persaudaraan sesama warga negara.
Ketua Tanfidziah PBNU, Robikin Emhas mengatakan, beberapa ulama memang memiliki pandangan berbeda terkait hukum mengucapkan selamat Natal bagi umat Muslim kepada umat Nasrani.
Menurutnya, ada yang melarang karena khawatir mengganggu akidah dan ada pula yang membolehkan dengan pengertian ucapan Natal sebagai bagian dari kesadaran bermuamalah atau sekadar menghormati kepada sesama warga bangsa dalam dimensinya ukhuwah wathaniyah.
"Kalau dalam dimensi itu, menyampaikan ucapan Natal saya kira tidak mengganggu akidah kita," kata Robikin melalui keterangan pers, Minggu (22/12/2019).
Robikin mengatakan, sepakat dengan pendapat ulama asal Mesir, Syekh Yusuf Qaradhawi. Yusuf, kata Robikin, berpendapat bahwa boleh atau tidaknya ucapan selamat Natal dari umat Muslim kepada Nasrani itu dikembalikan kepada niatnya.
"Kalau berniat hanya untuk menghormati atau berempati kepada teman yang Nasrani, maka tidak masalah. Indonesia kita ini kan negara majemuk. Apalagi ucapan Natal itu dimaksudkan sebagai ungkapan kegembiraan atas kelahiran Nabi Isa AS sebagai rasul," ujarnya.
Robikin menambahkan, bahwa momentum Natal bisa menjadi ajang untuk mempererat tali kebangsaan antar pemeluk agama. Hanya saja, tidak sekadar mengucapkan selamat saja.
"Saya lebih setuju dan mengimbau kepada kita semua, jauh lebih bernilai sebenarnya apabila ada kemauan bersama di antara para pemeluk agama yang berbeda untuk membuka ruang dialog antar umat. Ruang-ruang dialogis seperti ini saya kira penting untuk terus menguatkan tali persatuan kita," tandasnya.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, pada Jumat (20/12/2019), mengimbau umat Muslim untuk tidak mengucapkan selamat bagi mereka yang melakukan perayaan Natal. Uniknya imbauan itu tak berlaku untuk Wakil Presiden, KH Ma\'ruf Amin.
Sekretaris MUI Jatim, Mochammad Yunus mengatakan, ketika seorang Muslim mengucapkan selamat Natal maka akidahnya akan rusak.
"Ucapan Natal itu kan perayaan lahirnya anak Tuhan, karena itu masuk wilayah akidah. Ketika kita mengucapkan selamat kepada peringatan itu, sama saja kita memberi selamat atas lahirnya putra Tuhan," kata Yunus, Jumat (20/12/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 orang dan hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang dievakuasi, enam meninggal dan 140 masih dicari.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Jadwal KA Bandara YIA 14 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Basarnas mengungkap dugaan penyebab Kapal Virgo Transport 8 terbalik setelah dihantam gelombang di lambung kanan saat melintas di Laut Jawa.
Jadwal KSPN Jogja 14 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.