Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (10/5). ANTARA FOTO/Reno Esnir
Harianjogja.com, SEMARANG- Pengakuan mengejutkan diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia mengaku pernah menonton video porno. Tanpa merasa malu, Ganjar mengakui hal itu di hadapan publik.
Pengakuan itu disampaikan oleh Ganjar saat melakukan wawancara bersama Deddy Corbuzier yang tayang di kanal YouTube Deddy dengan judul Ganjar Pranowo Nonton Video Porno, Arek Semarang Kumpul.
Ganjar bercerita awalnya ia tak sengaja membuka salah satu situs porno. Kemudian ada seseorang yang bertanya alasan Ganjar menonton video porno.
"Ada yang tanya, \'Pak ganjar kok ini nonton film porno?\' Terus salah saya di mana? Saya kan dewasa, salah saya di mana? Lha wong saya suka kok. Saya sudah dewasa dan punya istri," kata Ganjar seperti dikutip Suara.com, Rabu (4/12/2019).
Dalam podcast tersebut, Ganjar menyebut menyaksikan video porno sebagai hal yang wajar dilakukan oleh seseorang yang sudah beranjak dewasa.
Namun, ia mengingatkan bahwa yang tidak diperbolehkan adalah membagikan konten porno ke orang lain karena melanggar Undang Undang Unformasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
"Yang nggak boleh itu mengirim," lanjutrnya.
Ganjar juga pernah menanyakan terkait video porno kepada siswa di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA). Tak ada yang mengakui bahwa pernah menyaksikan video porno.
"Adakah yang pernah nonton porno atau video? Enggak ada, diam semua. \'Kalian sedang jujur atau bohong?" ungkap Ganjar.
Saat Ganjar melemparkan pertanyaan kedua kalinya, ada salah satu siswa yang mengangkat tangan mengakui pernah menyaksikan video porno. Siswa itu diminta maju ke depan karena Ganjar ingin tahu alasan siswa itu.
"Explore aja," jawab si murid.
Bukan marah, Ganjar justru memberikan apresiasi kepada siswa itu yang telah berani mengakui kesalahannya. Sebab, siswa itu belajar pendidikan seks tanpa guru.
"Kalau kamu [nonton konten dewasa] nggak ada guru, itu pendidikan seks yang keliru. Saya kasih laptop, mengakui kesalahan itu sportivitas," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.