Polisi Tangkap 4 Tersangka Pengeroyokan Terduga Maling Ayam di Bali
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
lustrasi Facebook./Bloomberg-Chris Ratcliffe
Harianjogja.com, SOLO — Media sosial sering memunculkan tulisan-tulisan yang menjadi viral. Beberapa waktu lalu, viral kisah tragis Layangan Putus yang ditulis pengguna akun Facebook Mommi Asf.
Kali ini, tulisan bertajuk Nakhoda Kapal Pecah yang ditulis pengguna akun Facebook Yusrizal tak kalah viral di media sosial.
Tulisan Nakhoda Kapal Pecah dibagikan pengguna akun Facebook Yusrizal di grup media sosial Facebook Komunitas Bisa Menulis. Dari tulisan itu, Yusrizal menganggap perempuan perlu merawat diri untuk menyenangkan suami.
Bukan hanya itu, perempuan dianggap perlu menyenangkan suami dari berbagai hal, mulai dari memasak masakan enak hingga lainnya. Hal itu dianggap sebagai pencegah suami berselingkuh.
Tulisan bertajuk Nakhoda Kapal Pecah itu lantas ramai dikomentari warganet. Mereka yang kebanyakan mengaku sebagai kaum hawa dengan tegas menentang isi tulisan milik Yusrizal.
Setelah viral dan ramai dicerca warganet, pengguna akun Facebook Yusrizal menghapus tulisannya. Meski demikian, ia masih diserang warganet di kolom komentar profilnya.
Banyak warganet yang menganggap Yusrizal terlalu menyudutkan kaum hawa tanpa berkaca pada diri sendiri.
"Mampus kan lu cong diserbu emak, makanya sadar cong kalau lu ngasih nafkah masih empet2an gak sah deh sok2an minta bini kek Nia Ramadani," tulis pengguna akun Facebook Riva.
"Mas diserbu emak-emak noh di grup KBM pasca-viral Nahkoda Kapal Pecah. Samperin balik sana, jangan abis bikin rusuh trus ngilang. Se-Indonesia Raya emak-emak enggak terima dikatain nahkoda kapal pecah," imbuh pengguna akun Facebook Sri Ummu Ruqy Ibrahim.
Berdasarkan penelusuran hingga Jumat (22/11/2019) siang, pengguna akun Facebook Yusrizal belum memberikan tanggapan.
Ia juga tak mengungkapkan alasan menghapus tulisan yang terlanjur viral tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.
Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia karena alasan pribadi. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Kementerian Imipas mengungkap korban TPPO kini banyak berasal dari lulusan S1 dan S2. Modus lowongan kerja bergaji tinggi di media sosial jadi pemicu.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z.
FKG UI menegaskan edukasi kesehatan gigi sejak dini penting untuk mencegah masalah gigi yang masih dialami 57 persen masyarakat Indonesia.