Gempa Kolombia, Korban Tewas Terus Bertambah Menjadi 190 Orang
Korban gempa Kolombia bertambah menjadi 190 orang. Sebanyak 1.679 orang terluka dan ratusan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Ilustrasi pemangkasan pohon perindang./Harian Jogja
Harianjogja.com, SOLO -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah (Jateng) memprediksi hujan disertai angin kencang masih akan terjadi di wilayah Solo pada masa peralihan. Hujan yang turun mendadak akan membuat tekanan udara rendah menyebabkan angin kencang.
Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Jateng, Iis Widya Harmoko, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (13/11/2019), mengatakan masa pergantian musim kemarau ke penghujan menyebabkan cuaca ekstrem hingga mengakibatkan pohon tumbang seperti yang terjadi pada Selasa (12/11/2019) malam.
Prediksi BMKG di wilayah Jateng sangat berpotensi terjadi hujan lebat dan angin kencang pada pekan ini.
“Kondisi peralihan itu terjadi 30-45 hari, namun cuaca ekstrem tidak terjadi terus menerus. Biasanya hanya sepekan lalu cuaca normal lagi tiga hari, lalu ekstrem lagi, seperti itu terus. Cuaca ekstremnya nanti berhenti ketika hujan sudah terjadi lama atau masuk musim penghujan,” ujarnya.
Ia menambahkan apabila mendung sebelum hujan relatif lama, kemungkinan kecil hujan disertai angin kencang. Sebaliknya, apabila hujan turun deras secara mendadak, hujan itu berpotensi disertai angin kencang.
Hal itu disebabkan perubahan suhu panas ke dingin secara mendadak. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Eko Prajudhy Noor Aly, menjelaskan 12 pohon tumbang di Kota Solo pada Selasa (12/11/2019) malam.
Menurutnya, menjelang musim penghujan yang diprediksi memuncak pada Januari-Februari 2020, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo terkait antisipasi pohon tumbang.
“Kalau ada pohon tumbang sementara kami singkirkan dulu minimal tidak mengganggu lalu lintas. Kemarin kan saya sudah menyampaikan masyarakat harus waspada pada awal hujan ini. Jangan berteduh di bawah pohon, itu berbahaya,” ujarnya.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan, DLH Kota Solo, Luluk Nurhayati, mengatakan persiapan musim penghujan DLH sudah merapikan pohon rimbun rawan tumbang di beberapa lokasi.
Selain itu, pohon yang berpotensi tumbang seperti miring, keropos, dan mati akan ditebang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Korban gempa Kolombia bertambah menjadi 190 orang. Sebanyak 1.679 orang terluka dan ratusan masih terjebak di bawah reruntuhan.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.