Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Tim Densus 88 Mabes Polri berjaga saat penggeledahan barang bukti milik terduga teroris, di sebuah kios aksesoris ponsel, Jalan KH Mochtar Tabrani, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019)./Antara-Risky Andrianto
Harianjogja.com, SLEMAN—Polri mengungkapkan rencana jaringan teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) pimpinan Abu Zee untuk meledakkan bom bunuh diri di Jogja dan Solo. Jaringan peneror tersebut sudah dibongkar dan Polda DIY mengimbau masyarakat tidak perlu resah.
“Tentu kami melakukan langkah-langkah strategis untuk menjamin keamanan wilayah,” kata Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, Selasa (15/10).
“Masyarakat tidak usah resah, tetapi tetap waspada dan jika ada hal-hal yang mencurigakan silakan segera lapor ke kepolisian. Bisa telepon ke 0274110,” ujar Yuli.
Sebelumnya, Polri mengungkap rencana amaliyah teroris yang akan beraksi di Jogja dan Solo. Selama periode 10 sampai 14 Oktober 2019, Tim Densus 88 Antiteror telah menangkap 22 tersangka tindak pidana terorisme yang masuk dalam jaringan JAD pimpinan Abu Zee.
Salah seorang polwan dari Polda Maluku Utara ditangkap Densus 88 di DIY pada awal Oktober lalu. Polwan dengan inisial NOS itu juga masuk dalam jaringan JAD.
“Sudah ditangani oleh Densus,” ujar Yuli.
Abu Zee diringkus Tim Densus 88 Antiteror di Bekasi pada 27 September 2019 lalu, bersama delapan tersangka teroris JAD lainnya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan 22 tersangka anggota jaringan Abu Zee yang ditangkap pada 10-14 Oktober 2019 sudah memiliki rencana matang untuk melakukan amaliyah bom bunuh diri di Jogja dan Solo.
“Jadi, jika 22 pelaku terorisme ini tidak diamankan, mereka akan melakukan bom bunuh diri di Solo dan Jogja. Densus 88 bergerak cepat sesuai dengan fakta hukum itu,” tuturnya, Senin (14/10/2019).
Dedi mengatakan jaringan Abu Zee berencana menebar teror di Jogja dan Solo pada 20 Oktober 2019, pada hari pelantikan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
Seluruh teroris tersebut berkaitan dan memiliki struktur di media sosial dan tergabung dalam sebuah grup di Telegram. Kelompok ini memiliki ciri khas selalu memberitahukan di grup chat yang mereka miliki apabila hendak melakukan amaliyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebiasaan menghadapi orang pesimistis bisa menguras emosi. Simak lima cara menjaga batasan dan suasana hati menurut psikolog.
Kuota BBL Bantul 2027 belum ditetapkan. Sebanyak 10 kelompok nelayan berizin menunggu kepastian untuk kembali menangkap benih lobster.
Simak daftar 10 penguasa monarki terkaya di dunia. Kekayaannya ditaksir mencapai puluhan miliar dolar AS, tetapi sejumlah angka masih diperdebatkan.
Simak jadwal konser My Chemical Romance, BIGBANG, ENHYPEN, dan Maroon 5 di Jakarta International Stadium pada 2026-2027.
Bek Newcastle United Amar Dedic diperiksa polisi Inggris setelah terlihat membawa busur dan anak panah di Northumberland.