3 dari 12 Saksi Kematian Aktivis Walhi Jadi Tersangka

Newswire
Newswire Kamis, 10 Oktober 2019 16:27 WIB
3 dari 12 Saksi Kematian Aktivis Walhi Jadi Tersangka

Ilustrasi./Reuters-Dylan Martinez

Harianjogja.com, MEDAN - Tiga dari 12 orang yang menjalani pemeriksaan sebagai saksi kematian aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Golfrid Siregar, ditetapkan sebagai tersangka.

Pjs Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto, Kamis (10/10/2019), mengatakan, ketiga tersangka tersebut terbukti mencuri barang-barang milik korban.

"Ada tiga saksi yang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk salah satunya penarik becak yang membawa korban ke rumah sakit," katanya.

Eko menyebutkan, hingga saat ini pihak kepolisian masih terus berupaya mengungkap kasus kematian Golfrid Siregar.

"Kita juga sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pastinya korban meninggal. Nanti hasilnya akan disampaikan oleh pimpinan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Golfrid Siregar menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Minggu (6/10/2019).

Pria yang berprofesi sebagai aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan juga advokat Walhi sempat dikabarkan hilang sejak Rabu (2/10/2019).

Awalnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di fly over Simpang Pos Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, pada Kamis (3/10) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Ia ditemukan oleh tukang becak yang kebetulan melintas disana. Oleh tukang becak tersebut kemudian korban dibawa ke RS Mitra Sejati lalu diarahkan untuk di tangani ke RSUP Haji Adam Malik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online