Kematian Mahasiswa Unnes saat Demo di Semarang Sedang Diinvestigasi

Newswire
Newswire Senin, 15 September 2025 07:37 WIB
Kematian Mahasiswa Unnes saat Demo di Semarang Sedang Diinvestigasi

Ilustrasi kematian/Pixabay

Harianjogja.com, SEMARANG - Kematian mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) Iko Juliant Junior yang diduga meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar saat mengikuti demonstrasi di Semarang pada 30 Agustus 2025 sedang diinvestigasi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Wakil Ketua LPSK Wawan Fahrudin di Semarang, Minggu, mengatakan koordinasi dan informasi telah dilakukan LPSK dengan berbagai pihak, seperti Rumah Sakit dr. Kariadi Semarang, Dekanat Unnes, dan keluarga almarhum Iko Juliant.

Saat penelusuran informasi di RS Kariadi, jelas Wawan, LPSK juga diperoleh rekaman kamera pengawas (CCTV) saat korban Iko Juliant tiba usai mendapat pertolongan.

Pihak rumah sakit juga melakukan visum mengingat korban dibawa untuk memperoleh pertolongan akibat kecelakaan lalu lintas.

"LPSK mendorong agar ada proses hukum yang memberikan keadilan bagi korban," katanya.

BACA JUGA: Kronologi Anggota TNI Tewas Ditusuk di Restoran Wonosobo

Menurut dia, LPSK siap memberikan perlindungan bagi saksi dan keluarga korban.

Sebelumnya, seorang mahasiswa Unnes bernama Iko Juliant Junior dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti serangkaian demonstrasi yang digelar di Semarang.

Pusat Bantuan Hukum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unnes menyatakan terdapat kejanggalan dalam kondisi kematian korban.

Dari foto fisik korban terdapat luka lebam di bagian wajah serta pengakuan tentang korban yang mengigau dipukuli petugas saat dirawat di rumah sakit.

Iko Juliant meninggal dunia usai menjalani operasi di RS Kariadi Semarang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online