Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat menyampaikan materi di pembekalan wisuda Pascasarjana UGM, di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM, Selasa (22/1/2019)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JAKARTA- Pernyataan salah seorang bos taxi asal Malaysia yang menyebut Indonesia miskin juga bikin geram Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merasa geram dengan tingkah bos taksi asal Malaysia Shamsubahrin Ismail. Bahkan, Budi Karya merasa keberatan soal ucapan bos taksi yang menyalahkan pemerintah Indonesia.
Selain itu, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini meminta bos taksi asal Malaysia itu untuk mengklarifikasi ucapannya.
"Saya menyatakan keberatan atas pernyataan itu. Saya minta diklarifikasi. Jadi dalam konteks dia menyatakan kata-kata yang tidak pantas," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Dalam hal ini, Budi Karya akan menggandeng Kementerian Luar Negeri untuk menindaklanjuti terkait ucapan yang tak pantas dari bos taksi asal Malaysia itu.
"Jadi kan hubungan diplomasi yang baik tiba-tiba ada seorang warga negara yang mengatakan sesuatu yang tidak pantas. Oleh karenanya saya perlu koordinasi dengan ibu menlu seperti apa yang harus kita lakukan," tutur dia.
Sebelumnya, Video Shamsubahrin Ismail, pendiri perusahaan Big Blue Taxi Services lagi-lagi viral. Di video kali ini, ia berada di dalam mobil dan meracau menyalah-nyalahkan pemerintah Indonesia.
Ia mengatakan, rakyat Indonesia itu miskin karena salah pemerintahnya. Pernyataan itu ia kaitkan dengan Gojek.
"Rakyat Islam Indonesia tidak salah kalau dikatakan miskin. Yang salah itu kerajaan Indonesia, pemerintah Indonesia yang salah," seru bos taksi Malaysia itu, dikutip dari unggahan video di Instagram @newstijen, Sabtu (31/8/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.