Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ibadah haji./Reuters-Ammar Awad
Harianjogja.com, JOGJA—Jemaah haji asal Indonesia telah khatam menunaikan seluruh tahapan ibadah. Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Debarksasi Solo, sudah tiba di Tanah Air pada Minggu (18/8). Kloter pertama yang membawa jemaah asal Kabupaten Sukoharjo mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu pukul 10.45 WIB.
Kedatangan Kloter I ini mundur sekitar satu jam, dari jadwal semula pukul 09.40 WIB. Begitu turun dari pesawat usai perjalanan panjang dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, sebagian jemaah langsung melakukan sujud syukur.
Jemaah asal DIY yang menempati kloter 21-28, yang terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sleman, Bantul dan Kota Jogja dijadwalkan tiba di Tanah Air Sabtu (24/8/2019).
Kabid PHU Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) DIY selaku Kasektor 11 Makkah, Sigit Warsita, mengatakan saat ini jemaah haji asal DIY semuanya masih di Mekah. Mulai Rabu (21/8/2019), sesuai urutan kloter, mereka akan melakukan penimbangan bagasi dan diberangkatkan ke Jedah pada Jumat (23/8/2019).
Jemaah haji asal DIY tiba di Indonesia pada Sabtu (24/8/2019) pukul 21.25 WIB untuk kloter 21, yang berisi jemaah haji asal Kota Jogja, sedangkan kloter 28 yang berisi jemaah haji asal Kabupaten Sleman tiba di Indonesia pada Selasa (27/8) pukul 05.10 WIB. “Untuk kloter 96 dan 97 masih belum keluar update datanya,” kata dia.
Ia menyebutkan ada tiga jemaah haji asal DIY yang meninggal dunia, yakni Muhammad Ismail Slamet dari kloter 26 asal Sleman yang meninggal pada Selasa (30/7/2019); kemudian Siti Wasiah dari kloter 24 asal Bantul yang Senin (12/8/2019), serta Tasmo Wiarjo dari kloter 96, asal Gunungkidul yang meninggal dunia pada Minggu (18/8/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
KPK merespons pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi terkait Febrie Adriansyah ke Kejaksaan dan mengajak publik menghormati proses hukum.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.