DPR Minta PLN Punya Desain Khusus Atasi Pemadaman Listrik

Newswire
Newswire Rabu, 07 Agustus 2019 12:47 WIB
DPR Minta PLN Punya Desain Khusus Atasi Pemadaman Listrik

Ilustrasi. /Bisnis.com-Paulus Tandi Bone

Harianjogja.com, JAKARTA Ketua Komisi VII DPR, Gus Irawan Pasaribu menyampaikan peristiwa pemadaman listrik secara luas di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat hendaknya dapat dijadikan sebuah pembelajaran. PLN seharusnya memiliki sistem yang bisa meminimalisasi dampak pemadaman berskala luas.

"Saya mendorong PLN supaya memiliki desain. Kalau ada masalah, hendaknya dampaknya jangan begitu luas dan harus ada sistem yang bisa mengatur," katanya, di Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Adapun sistem yang dimaksudkan Gus adalah cabang-cabang PLN, yang harus bisa mengantisipasi jika terjadi gangguan listrik, sehingga tidak menimbulkan masalah luas.

"PLN harus belajar dari setiap kejadian. Ini sesuatu yang tidak kita harapkan. PLN merugi, masyarakat merugi, industri merugi," ujar politisi Fraksi Gerindra itu.

Menurutnya, Komisi VII DPR akan memanggil pihak PT PLN (Persero) untuk memastikan pokok permasalahan yang terjadi dan mencarikan solusi, supaya permasalahan tersebut terulang kembali.

Gus menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari PLN, gangguan terjadi pada transmisi tegangan tinggi di Pemalang, Jawa Tengah, dimana ada jaringan yang terputus. Sejumlah pembangkit listrik cadangan mengalami gangguan, sehingga membuat beban di Suralaya menjadi sangat tinggi dan menyebabkan terjadi trip (terputus).

"Semua cadangan sudah dimanfaatkan oleh PLN untuk mengatasi pemadaman, yakni di Tanjung Priok, Muara Karang dan Lontar Provinsi Banten. Akan tetapi kondisi pembangkit tersebut karena sebagai cadangan posisinya dalam kondisi off (mati) sehingga kalau diaktifkan membutuhkan waktu,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online