Peta Persaingan Ketum PBNU 2026-2031: Ada Gus Yahya hingga Gus Rozin
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Warga menunjukkan jarinya yang telah dicelupkan ke dalam tinta usai memberikan hak suaranya dengan latar poster Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo - KH Ma\'ruf Amin di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019). /ANTARA FOTO-Zabur Karuru
Harianjogja.com, JAKARTA--Pengamat Komunikasi dan Politik Nasional Emrus Sihombing mengatakan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi adalah tiga srikandi yang harus dipertahankan di kabinet kerja Presiden Joko Widodo jilid II.
"Saya kira tiga srikandi ini adalah menteri yang harus dipertahankan, karena kapabilitas dan integritasnya yang luar biasa hebat," kata Emrus yang juga Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner Jumat (26/7/2019).
Emrus mengatakan Susi Pudjiastuti memiliki keberanian yang luar biasa dalam membuat kebijakan dan melindungi laut Indonesia. Sedangkan Sri Mulyani, menurut Emrus tidak perlu diragukan lagi keahliannya dalam mengatur keuangan negara bahkan taraf Internasional.
"Ditengah perekonomian dunia yang begitu fluktuatif dan penuh ketidak pastian tapi beliau (Sri) bisa menakhodai Kementerian Keuangan kita dan mempunyai dampak signifikan, bahkan bisa menjaga pertumbuhan ekonomi kita stabil selama jabatan beliau," katanya.
Retno, menurut Emrus juga berhasil menjalin kerja sama dan hubungan erat Indonesia dengan negara lain dengan baik selama jabatannya. Emrus mengatakan, ada tiga hal mutlak yang harus dimiliki menteri, yaitu kapabilitas, integritas, dan akseptabilitas.
Ketiga wanita hebat itu, menurut Emrus telah memenuhi syarat kapabilitas dan integritas yang tidak diragukan lagi. Namun, kata dia, akseptabilitas mereka di kalangan partai politik (parpol) pendukung saat ini belum dapat dipastikan terpenuhi.
"Kalau akseptabilitas di masyarakat saya rasa mereka sudah diterima, tapi apakah dari parpol juga memberi dukungan? Nah itu tergantung parpol pendukung Jokowi saat ini," ujar Emrus.
Emrus mengatakan setiap parpol pendukung pasti telah melakukan diskusi, kompromi, dan kesepakatan mengenai jatah kursi menteri untuk masing-masing parpol.
"Apabila para parpol melihat kepentingan bangsa menjadi satu hal yang utama, menurut saya semua parpol harus legawa mendukung ketiga menteri tersebut untuk tetap bertahan agar pembangunan Indonesia lebih pesat lagi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.