Kasus Chromebook, Hukuman Ibrahim Arief Diperberat, Wajib Bayar Rp5 Miliar
Vonis Ibrahim Arief dalam kasus korupsi Chromebook diperberat menjadi 5 tahun penjara. Ia juga dijatuhi uang pengganti Rp5 miliar.
Virus hepatitis/Ist-webMD
Harianjogja.com, JAKARTA--Beberapa waktu lalu, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dilanda wabah Hepatitis A. Tentunya hal ini membuat masyarakat menjadi khawatir dan takut terserang penyakit yang satu ini.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Anung Sugihantono mengatakan penyakit Hepatitis A bisa sembuh bila dikelola dengan baik. Menurutnya penderita Hepatitis A, dapat sembuh dengan sempurna apabila dapat mengelola pola hidup dengan baik seperti mengatur makan dan waktu istirahat yang cukup.
“Penderita Hepatitis A bisa sembuh dengan istirahat cukup dan mengonsumsi makanan yang dikurangi lemaknya. Makanan berlemak akan memperberat fungsi hati. Selain itu meningkatkan daya tahan tubuh dengan vitamin dan menurunkan deman dengan obat pereda demam,” ucapnya dikutip Okezone.com.
Sebagaimana diketahui, data terbaru kasus Hepatitis A di Pacitan, sebanyak 1.110 kasus. Penyebab utamanya adalah virus yang ditularkan melalui berbagai media. Salah satunya adalah air bersih dan pengelolaan makanan yang salah.
“Kami melihat ada persoalan dengan sumber air bersih di sana, juga dengan kebiasaan masyarakat dalam mengolah makanan. Kemudian ada juga kebiasaan masyarakat mengonsumsi makan tertentu saat bulan puasa yaitu cincau yang diolah dengan air tidak bersih,” katanya.
Upaya yang dilakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dilakukan dengan adanya posko kesehatan yang siap membantu para pasien hepatitis A. Selain itu, ada pula kasus hepatitis di Trenggalek yang kejadiannya lebih dahulu daripada di Pacitan dan telah tertangani.
Sampai sekarang jumlah kasus hepatitis A di Trenggalek sebanyak 134 kasus. Dirjen Anung mengimbau kepada masyarakat khususnya orangtua dan guru untuk memastikan anak-anak jangan jajan sembarangan.
Dirjen Anung juga meminta kepada pendatang dari luar Pacitan dan Trenggalek yang akan berkunjung ke dua daerah tersebut supaya menyiapkan tubuh dalam kondisi fit. Hal ini bertujuan agar seseorang tidak gampang terserang penyakit. “Siapa pun boleh berkunjung ke sana [Pacitan dan Trenggalek] hanya untuk dipastikan kondisi tubuh harus fit. Penularan hepatitis A melalui kotoran dan makanan. Kalau mengonsumsi makan harus dipastikan makan bersih dan sehat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Vonis Ibrahim Arief dalam kasus korupsi Chromebook diperberat menjadi 5 tahun penjara. Ia juga dijatuhi uang pengganti Rp5 miliar.
Israel mengeluarkan perintah penyitaan 37,5 dunam tanah Palestina di Tepi Barat untuk memperluas situs militer yang sudah ada.
Gus Kikin terpilih menjadi Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, silsilah, pendidikan, perjalanan bisnis, hingga kiprahnya di NU.
BNI menghadirkan beragam penawaran bagi nasabah yang ingin menyaksikan konser Andrea Bocelli Romanza – 30th Anniversary World Tour di Indonesia
Opsen BBNKB Bantul mencapai Rp21,99 miliar atau 57,54% dari target Rp38,23 miliar hingga Agustus 2026.
China menegaskan kerja sama dengan Iran berada dalam kerangka hukum internasional setelah AS mengancam sanksi bagi mitra bisnis Teheran.