Groundbreaking PSEL Bali, Pemerintah Bidik Energi Bersih dari Sampah
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Helikopter jenis MBB Bo 105 milik BNPB mendarat di Lapangan Kledung Temanggung, Kamis (13/9/2018)./Antara Foto-Foto: Heru Suyitno
Harianjogja.com, JAYAPURA--Upaya pencarian helikopter MI 17 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat dari jalur darat maupun udara belum membuahkan hasil hingga Minggu sore, hari kesepuluh sejak helikopter itu dilaporkan hilang kontak tak lama setelah lepas landas dari Bandara Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada 28 Juni 2019.
"Tim gabungan lakukan pencarian di Kampung Bulangkop dan Kampung Tangen, tapi belum membuahkan hasil," kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi di Kota Jayapura, Minggu, mengenai upaya tim darat melakukan pencarian di Kampung Bulangkop, Distrik Okaom, Pegunungan Bintang dan Kampung Tangen, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.
Pencarian lewat udara pun belum membawa hasil. Cuaca mendung dan awan tebal sejak Minggu pagi menghambat upaya pencarian melalui udara.
Semula tim berencana menerbangkan dua helikopter TNI Angkatan Darat, satu helikopter penerbangan sipil, satu pesawat CN 235 MPA milik TNI Angkatan Udara untuk melakukan pencarian, namun akhirnya hanya bisa menerbangkan satu pesawat saja.
"Hanya bisa dilakukan satu kali penerbangan pencarian," kata Dax Sianturi.
Heli Bell 412 dengan Nomor Registrasi 5185 digunakan untuk menyisir rute Sentani-Lereh-Sentani pada Minggu. "Heli sempat mendarat di Lereh untuk menunggu cuaca terang kembali sambil melakukan pengisian bahan bakar," katanya.
Sementara dua helikopter lain yang dalam posisi siaga di Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, terpaksa tidak diterbangkan karena awan tebal dan kabut memenuhi langit Oksibil dari pagi hingga sore.
"Demikian pula halnya dengan pesawat CN 235 MPA yang direncanakan melakukan pencarian dengan rute Sentani-Oksibil-Sentani," kata Dax Sianturi.
Karena cuaca belum membaik, menurut dia, pencarian melalui udara dihentikan pukul 15.00 WIT dan akan dilanjutkan lagi Senin (8/7/2019). "Proses pencarian melalui darat selesai pada pukul 16.00 WIT dan akan dilanjutkan esok hari," katanya.
Sampai dengan Minggu pukul 16.00 WIT, tim yang melakukan pencarian melalui udara maupun darat belum menemukan tanda-tanda keberadaan Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA 5138, yang mengangkut 12 orang saat terbang pada 28 Juni 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam