Advertisement

Jokowi: BNPB Tetap di Bawah Presiden

Newswire
Rabu, 09 Januari 2019 - 14:37 WIB
Kusnul Isti Qomah
Jokowi: BNPB Tetap di Bawah Presiden Pelantikan ekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Letjen TNI Doni Monardo menjadi Kepala BNPB, Rabu (9/1/2019). - Ist/Okezone.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Presiden Joko Widodo menegaskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tetap di bawah Presiden pascarevisi Perpres BNPB.

"Di bawah Presiden. Tadi dilantik Presiden dan (jabatan) setingkat menteri," kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan terkait kedudukan BNPB usai pelantikan Doni Monardo di Istana Negara Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Advertisement

Jokowi mengatakan revisi Perpres BNPB ini karena Indonesia dikelilingi oleh cincin api (ring of fire) sehingga BNPB perlu sebuah manejemen dan kepemimpinan yang kuat.

"Membutuhkan sebuah kepemimpinan yang kuat untuk mengonsolidasi, koordinasi baik pemda, di pusat, di provinsi. Baik TNI, Pangdam, Kodam, Korem, dan kepolisian dalam rangka segera cepat dan respons terhadap bencana yang ada," kata Jokowi.

Untuk itu, kata Jokowi, kondisi ini memerlukan sebuah kepemimpinan yang kuat dan Letnan Jenderal TNI Doni Monardo dinilai tepat memimpin BNPB.

Presiden juga memberikan pekerjaan rumah kepada Doni untuk menyelesaikan rekonstruksi dan rehabilitasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Palu, Sulawesi Tengah.

"Kita ada lagi pekerjaan besar di Lampung. Pekerjaan besar dari Pak Doni masih banyak lagi, itu yang saya sampaikan membutuhkan manajemen yang kuat, lapangan yang kuat," kata Kepala Negara.

Doni menyatakan akan melakukan berbagai langkah untuk turun lapangan dalam menyelesaikan pekerjaan rumah, di mana prioritas utama adalah menyelesaikan beberapa wilayah yang telah mengalami bencana.

"BNBP akan menyusun sebuah program, untuk mitigasinya akan kita perluas dan kita akan tingkatkan, ya mudah-mudahan ini bisa sampai ke tingkat desa bahkan sampai ke tingkat RW," kata Doni.

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan mitigasi dari hasil kajian dan riset para pakar bidang kebencanaan, ada sejumlah potensi 'megathrust' di beberapa wilayah.

"Tentu ini kita akan sampaikan kepada publik, dengan cara yang tepat sehingga semua kawasan yang kini berpotensi bencana dapat mempersiapkan diri," katanya.

Doni juga mengatakan pihaknya akan melakukan kerja sama dengan semua komponen, di antaranya BMKG, lembaga lain termasuk badan geologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Layanan SIM Keliling Hari Ini Selasa 28 April 2026

Jadwal Layanan SIM Keliling Hari Ini Selasa 28 April 2026

Jogja
| Selasa, 28 April 2026, 06:57 WIB

Advertisement

Mei 2026 Surga Liburan: Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Mei 2026 Surga Liburan: Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Wisata
| Senin, 27 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement