Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, Hujan Ringan hingga Udara Kabur Melanda Sejumlah Kota
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Ilustrasi./Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Seorang artis dan model majalah dewasa ditangkap jajaran aparat Polda Jawa Timur (Jatim) di sebuah hotel di Surabaya pada Sabtu 5 Januari 2019. Mereka ditangkap karena diduga terlibat kasus prostitusi online. Keduanya masing-masing bernama Vanessa Angel (VA) dan AV yang disinyalir kuat adalah Avriela Shaqqila.
Sosiolog dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Sigit Rochadi berpandangan, fenomena prostitusi artis yang kembali mencuat bukanlah hal baru. Para artis kata dia, rela "menjual" diri demi untuk menjaga eksistensinya sebagai orang populer.
"Tujuan utamanya untuk menjaga eksistensi sebagai orang populer," kata Sigit saat sberbincang dengan Okezone di Jakarta, Minggu (6/1/2019).
Kehidupan glamour yang kerap identik dengan artis tentu memerlukan dana yang tak sedikit untuk menjaga popularitas mereka. Oleh karenanya, kata Sigit, mereka rela menjual diri karena butuh finansial yang cukup kuat untuk menjaga eksistensinya.
"Dibutuhkan sumber daya, terutama finansial untuk menopangnya. Kedua, hidup mewah sudah menjadi gaya hidup anak-anak muda yang melambung tiba-tiba tanpa tangga sosial dan psikologi yang kuat, mereka tinggal di apartemen dengan berbagai fasilitas," bebernya.
Dirinya melihat banyak artis dari kalangan anak muda yang menjadikan gaya hidupnya sebagai kompetisi atau persaingan antara satu dengan lainnya. Kompetisi itu menjadikan mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan pengakuan sebagai orang populer.
"Kompetisi dengan sesama artis untuk menjadi yang paling sukses juga menjadi salah satu pendorong," tandasnya.
Untuk diketahui, Vanessa Angel merupakan salah satu artis layar kaca yang kerap memainkan peran di beberapa FTV. Sementara Avriela Shaqqila adalah model yang fotonya banyak terpampang di majalah dewasa.
Keduanya ditangkap oleh jajaran Polda Jatim di sebuah hotel di Surabaya karena diduga terlibat prostitusi online. Diduga, untuk tarif untuk dapat berkencan dengan Vanessa Angel mencapai Rp80 juta. Sedangkan Avriela, seharga Rp25 juta. Hingga kini, polisi belum menetapkan status hukum VA maupun AV. Sejauh ini, baru satu mucikari VA dan AV yang resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.