Brankas di Sentul Dibobol, Polisi Sita Emas dan Valas Rp476 Miliar
Polisi menyita emas 74 kg, dolar AS, dolar Singapura, dan uang tunai dari rumah mewah di Sentul dengan total nilai mencapai Rp476 miliar.
E-KTP yang ditemukan dalam karung di Duren Sawit./Ist via Okezone.com
Harianjogja.com, JAKARTA -Guna mengetahui asal usul ribuan keping e-KTP yang ditemukan di Jalan Karya Bakti VI, RT 03 RW 11, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, aparat kepolisian melakukan penyelidikan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan guna menelisik ada atau tidak tindak pidana dari termuan KTP elektronik tersebut.
"Sepanjang ada peristiwa pidana sudah pasti ditangani," kata Dedi saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Sabtu (8/12/2018).
Belakangan diketahui, e-KTP yang ditemukan milik warga Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Awalnya, e-KTP tersebut ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menyebut, ribuan e-KTP tersebut saat ini sudah diamankan kepolisian setempat untuk dilakukan proses penyelidikan.
"Selanjutnya diamankan di Polsek Duren Sawit untuk kepentingan penyelidikan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polisi menyita emas 74 kg, dolar AS, dolar Singapura, dan uang tunai dari rumah mewah di Sentul dengan total nilai mencapai Rp476 miliar.
IHSG berpotensi lanjut melemah akibat konflik AS-Iran, kenaikan harga minyak, dan ancaman capital outflow dari pasar Indonesia.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo melantik Budi Santosa Asrori sebagai Sekda. Diminta hadirkan inovasi dan ubah budaya kerja birokrasi.
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.066 per dolar AS akibat konflik AS-Iran, lonjakan yield obligasi AS, dan sentimen The Fed.
Iran ancam balasan keras usai serangan AS. Trump klaim jadi target pembunuhan nomor satu di tengah memanasnya konflik kedua negara.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan fundamental bisnis yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan industri perbankan nasional.