Advertisement
Kemensos Buka Peluang Kerja Sama dengan Asian Philanthropy Circle
Ilustrasi kerja sama. - Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Sosial membuka peluang kerja sama dengan salah satu lembaga amal Asian Philanthropy Circle (APC) untuk penyelenggaraan program-program sosial di Indonesia.
"Kementerian Sosial memiliki berbagai program sosial. Kedatangan APC diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dengan Kementerian Sosial untuk implementasi program di tahun depan," kata Kepala Biro Perencanaan, Adhi Karyono dalam acara pertemuan ramah tamah antara Kementerian Sosial RI dengan Direktur dan CEO APC di Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) Melati Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur, Selasa (13/11/2018).
Advertisement
Program Kementerian Sosial diantaranya perlindungan dan jaminan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT), pemberdayaan ekonomi untuk keluarga miskin dan rentan, penanganan bencana dan lainnya Menurut Adhi, seperti dalam keterangan tertulisnya, APC memiliki target spesifik penanganan malnutrisi, stunting, serta pendidikan anak. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menyelenggarakan program-program di bidang sosial lainnya.
"Kedatangan APC ke sini juga sekaligus mengenalkan program rehabilitasi sosial anak-anak penyandang disabilitas rungu wicara di BRSWB. Selain itu APC melakukan survey mengenai permasalahan sosial lainnya yang ada di Indonesia sehingga dapat disampaikan kepada Donatur kira-kira mana program yang dapat ditindaklanjuti untuk diadakan kerja sama," kata Adhi.
Sementara itu, Director APC Laurence Lien menyampaikan bahwa kedatangan APC kali ini adalah untuk mempelajari pengalaman program-program sosial di Kementerian Sosial serta bagaimana upaya pemerintah dalam menangani permasalahan-permasalahan sosial.
"Setelah kujungan ini selesai dan mendapatkan pengetahuan baru tentang program-program sosial dari Kementerian Sosial, selanjutnya akan didiskusikan dengan anggota-anggota APC yang lain untuk implementasi bentuk program ke depannya," kata Laurence.
Lembaga amal yang bermarkas di Singapura itu memiliki program yang disiapkan untuk tahun depan yaitu terkait penanganan stunting dan peningkatan status gizi anak dan peningkatan kapasitas kepala sekolah.
Sebagai bentuk komitmen dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial intersektoral, setiap tahun Kementerian Sosial menyelenggarakan program kerja sama dengan multi-stakeholder baik dalam lingkup Asia Tenggara maupun Asia.
Selain itu, Kementerian Sosial juga telah memutuskan untuk bersama-sama ASEAN Komisi Perlindungan Hak-Hak Anak dan Perempuan (ACWC) Thailand menjadi leading country dalam penyusunan on ASEAN Commitments on Online Child Sexual Exploitation.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Gelombang Penumpang Kereta Mengular di Awal Libur Paskah
Advertisement
Advertisement








