Keluarga Korban Lion Air di Pangkalpinang Terancam Diperas Tim DVI Polri Gadungan

Tim SAR gabungan membawa temuan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Sabtu (3/11/2018). Temuan tersebut terdiri dari 25 "body part" dan tiga properti yang akan dikirim ke Kapal Basudewa untuk diidentifikasi di RS Polri Keramat Jati. - Antara Foto/M Ibnu Chazar
09 November 2018 13:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PANGKALPINANG - Di tengah duka akibat jatunya pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610, keluarga korban di Pangkalpinang, Bangka Belitung "diteror" oknum yang mengaku anggota Tim DVI Mabes Polri.

Keluarga korban Lion Air JT 610 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap Kepolisian Republik Indonesia segera mengungkap dan menangkap oknum mengaku anggota Tim DVI Mabes Polri, karena meresahkan masyarakat khususnya korban pesawat itu.

"Keberadaan oknum yang mengaku anggota Tim DVI sangat mengganggu dan menambah kesedihan keluarga," kata Alimin, saat menunggu kedatangan jenazah Dolar merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Jumat (9/11/2018).

Ia mengatakan oknum yang mengaku anggota DVI pernah menelepon keluarga dan menanyakan hal-hal yang menambah kesedihan keluarga. "Di saat berkabung dan suka cita ini masih ada orang yang mencari keuntungan pribadinya," ujarnya.

Dia menilai oknum mengaku anggota DVI ini tidak manusiawi, karena dalam suasana berduka masih mencari keuntungan. Karena itu, kami berharap aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku yang meminta sesuatu kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga dalam kecelakaan Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018).

"Kami berharap pelaku ini segera tertangkap dan diadili, agar keluarga korban bisa lebih tenang menghadapi musibah ini," katanya.

Jenazah Dolar (38) merupakan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel dari Partai Kebangkitan Bangsa beralamat Jalan Jenderal Sudirman RT 005/002 Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang dijadwalkan tiba di Pangkalpinang pada pukul 11.10 WIB.

Sumber : Antara