Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Tiga orang anggota Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 sedang menjalankan tugasnya. /Antara-Rony Muharrman
Harianjogja.com, GARUT-Seorang warga ZA (50) di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat ditangkap personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Sabtu (4/8/2018) dini hari.
Kepala Desa Sukawangi Hadiansyah kepada wartawan, Minggu (4/8/2018), membenarkan informasi dari kepolisian setempat bahwa warganya telah dibawa oleh Densus 88, diduga ada keterlibatan dalam jaringan teroris di Indonesia.
"Waktu penangkapannya tidak ada informasi, cuma banyak mobil ke arah Gunung Gagak, setelah itu baru tahu ada yang ditangkap," katanya.
Ia menyampaikan, warga yang diamankan tersebut kesehariannya biasa-biasa saja, bahkan sering bergaul dengan warga sekitar.
Warga Desa Sukawangi, kata Hadiansyah, tidak menyangka orang tersebut diamankan polisi terkait dugaan jaringan teroris.
"Warga di sini juga kaget, enggak menyangka," katanya.
Hadiansyah mengungkapkan, warganya itu merupakan pindahan dari Kabupaten Indramayu, kemudian menikah dengan perempuan Desa Sukawangi.
Dia diketahui sudah lama bekerja di perusahaan percetakan yang ada di Bandung, kemudian setiap sepekan sekali pulang.
"Enggak setiap hari di sini, katanya bekerja di percetakan di Bandung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.