Tikus Serang Puluhan Hektare Sawah di Lebak

Ilustrasi hewan pengerat. - JIBI
22 Juli 2018 23:17 WIB Newswire News Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, LEBAK-Hama tikus menyerang puluhan hektare area persawahan di Blok Cemplang, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten sehingga berdampak terhadap produksi pangan di daerah itu.

"Kami berharap serangan hama tikus itu tidak meluas," kata seorang petani di Blok Cemplang Kabupaten Lebak, Rembang (55) Minggu (22/7/2018).

Petani di sini melakukan antisipasi agar serangan hama tikus tidak menimbulkan gagal panen karena sebagian besar padi sudah membuah butiran gabah.

Petani melakukan dengan pengeposan belerang dan mengumpan racun tikus untuk membunuh mata rantai penyebaran populasi tikus. Selain itu juga dilakukan pembunuhan massal dengan cara menggali lubang-lubang di sekitar sawah sebagai sarang tikus.

Meski demikian, serangan hama tikus itu masih relatif normal dan belum mengancam gagal panen. "Kami berharap sawah seluas empat petak bisa dipanen pada Agustus mendatang," kata Rembang.

Begitu juga Ahmad (50) petani Warunggunung, Kabupaten Lebak yang mengatakan saat ini, serangan hama tikus menimbulkan kerugian petani karena berdampak terhadap produktivitas pangan.

Serangan hama tikus itu menyerang bagian batang padi hingga tanaman jatuh dan mereka mengigit butiran gabah.

"Kami sudah melaporkan kejadian hama tikus itu ke Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat dan bergerak cepat untuk ditanggulangi," katanya.

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Itan mengatakan pihaknya telah melaksanakan pencegahan serangan hama tikus dengan melakukan aksi pengeposan belerang ke lubang-lubang tikus juga mengumpan racun tikus.

Selain itu juga melakukan gerakan pembunuhan massal yang melibatkan petani setemat.

"Kami yakin pengendalian serangan hama tikus tidak mempengaruhi produksi swasembada pangan," kata Irfan.

Sumber : Antara

Ad Tokopedia