Iran Tegaskan Kendali Penuh atas Selat Hormuz dan Sekitarnya
Iran menegaskan kendali atas Selat Hormuz, Teluk Persia, dan Teluk Oman serta memperingatkan kapal yang melintas di luar jalur yang ditetapkan.
Ilustrasi gelombang di pantai./JIBI
Harianjogja.com, CILACAP- Tinggi gelombang di laut Selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali meningkat setelah sempat mengalami penurunan.
"Tinggi gelombang di laut Selatan Jateng-DIY pada beberapa hari terakhir sempat turun hingga 2,5 - 4 meter. Namun, akhir pekan ini kembali meningkat," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meterologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo, di Cilacap, Jateng, Sabtu (14/7/2018).
Penurunan tinggi gelombang tersebut terjadi karena badai tropis Maria di Samudra Pasifik sebelah Timur Filipina telah menghilang.
Namun, berdasarkan pantauan citra satelit cuaca, tercatat tinggi gelombang di laut Selatan Jateng-DIY pada Sabtu (14/7/2018) diprakirakan mengalami peningkatan akibat adanya perbedaan tekanan udara yang signifikan antara wilayah di belahan bumi Utara dan belahan bumi Selatan.
Dalam hal ini, di belahan bumi Utara terdapat empat daerah pusat tekanan rendah, yakni di perairan sebelah Timur Filipina sebesar 1.006 milibar, Samudra Pasifik Timurr Laut Filipina sebesar 1.007 milibar, di sekitar Hanoi sebesar 999 milibar, dan Teluk Benggala sebesar 992 milibar.
Sedangkan, di belahan bumi Selatan terdapat daerah pusat tekanan tinggi yang berlokasi di Australia bagian Selatan yang sebesar 1.025 milibar.
"Dengan demikian masih ada perbedaan tekanan udara yang signifikan antara belahan bumi Utara dan belahan bumi Selatan. Oleh karena itu, kecepatan angin maksimum di atas laut selatan Jateng-DIY diprakirakan lebih dari 20 knot yang bertiup dari arah timur hingga tenggara atau biasa disebut dengan angin timuran," katanya.
Teguh mengatakan tiupan angin yang cukup kencang dan cenderung satu arah itu berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di laut Selatan Jateng-DIY.
Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku sejak hari Sabtu (14/7/2018), pukul 07.00 WIB, hingga Minggu (15/7/2018), pukul 07.00 WIB, dan akan diperbarui jika ada perkembangan lebih lanjut.
Menurut dia, peringatan dini tersebut dikeluarkan karena tinggi gelombang di wilayah perairan Selatan Cilacap hingga Yogyakarta diprakirakan bisa mencapai kisaran 2,5-4 meter, sedangkan di wilayah Samudra Hindia Selatan Jateng-DIY berkisar 4-6 meter.
Ia mengharapkan semua pihak yang melakukan aktivitas di laut agar memperhatikan risiko angin kencang dan gelombang tinggi terhadap keselamatan pelayaran, yakni nelayan tradisional yang menggunakan perahu berukuran kecil agar mewaspadai angin dengan kecepatan di atas 15 knot dan tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter.
"Jika memungkinkan, nelayan diimbau untuk tidak melaut terlebih dahulu. Pada akhir pekan biasanya juga banyak wisatawan berkunjung ke laut, sehingga perlu diimbau untuk tidak mandi di laut karena gelombang tinggi sangat berbahaya," katanya.
Selain itu, kata dia, operator tongkang agar mewaspadai angin dengan kecepatan lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.
Begitu pula, kapal feri mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, serta kapal ukuran besar seperti kapal kargo diimbau mewaspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran menegaskan kendali atas Selat Hormuz, Teluk Persia, dan Teluk Oman serta memperingatkan kapal yang melintas di luar jalur yang ditetapkan.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, lengkap dengan jam keberangkatan, lima pilihan tujuan, dan tarif Rp80.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.