Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Gunung Merapi Waspada, Selasa (22/5/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Gunung Merapi kembali menyemburkan abu setinggi enam kilometer pada Jumat (1/6/2018) pagi. Otoritas terkait memastikan, letusan freatik itu disebabkan oleh adanya proses magmatis.
Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso mengatakan adanya indikasi proses magmatis yang mempengaruhi terjadinya letusan Gunung Merapi pada Jumat (1/6/2018) pukul 08.20 WIB.
"Indikasi tersebut dapat dilihat dari munculnya gempa vulkano tektonik. Ada lima kali gempa yang terjadi sepanjang Kamis (31/5/2018)," kata Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso di Jogja, Jumat.
Meskipun demikian, lanjut Agus, berdasarkan sumber gempa vulkano tektonik itu dapat diketahui bahwa posisi magma berada di kedalaman sekitar tiga kilometer sehingga esktrusi magma ke permukaan masih membutuhkan waktu.
"Dari sejumlah literatur, magma Gunung Merapi memiliki kecepatan 17 hingga 40 meter per hari. Tetapi, mungkin saja ada perubahan terkait kecepatan pergerakan magma ini. Tidak bisa dijadikan patokan utama menghitung waktu yang dibutuhkan untuk ekstrusi," katanya.
Letusan Gunung Merapi pada Jumat terjadi dalam waktu dua menit dengan ketinggian kolom mencapai 6.000 meter dari puncak gunung.
Pada saat letusan, angin mengarah ke barat laut, namun kemudian berubah menjadi ke arah barat daya. Berdasarkan laporan dari pos pengamatan Gunung Merapi di Jrakah terjadi hujan abu sekitar pukul 08.58 WIB, begitu pula di pos pengamatan Selo terjadi hujan abu pukul 09.02 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Razia gabungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menyasar narkotika, HP dan senjata tajam. Tes urine 50 warga binaan negatif.
Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango di Sukabumi mengembangkan wisata alam, produk lokal, UMKM, dan pengelolaan lingkungan berbasis potensi desa.
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Nguyen Quang Hai absen membela Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera pergelangan kaki. Kim Sang-sik memanggil Minh Khoa.