Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong Kereta Rel Listrik di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (2/1/2022). Bisnis/Suselo Jati
Harianjogja.com, JAKARTA— PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan korban insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Senin (4/5/2026), sebanyak 84 korban telah diperbolehkan pulang, sementara 17 lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan kepada seluruh pelanggan serta keluarga yang terdampak hingga proses penanganan dinyatakan selesai.
"Per Senin (4/5), sebanyak 84 pelanggan telah kembali ke rumah, sementara 17 pelanggan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit," ujarnya.
KAI memastikan pemantauan kondisi korban dilakukan secara berkala agar kebutuhan penanganan medis maupun nonmedis dapat terpenuhi secara optimal. Pendampingan tidak hanya diberikan kepada korban yang masih dirawat, tetapi juga kepada mereka yang telah kembali ke rumah.
“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi. Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” kata Anne.
Sebagai bagian dari tanggung jawab, KAI juga membuka mekanisme klaim atau reimbursement bagi korban yang menjalani pengobatan secara mandiri. Proses pengajuan membutuhkan sejumlah dokumen seperti bukti perjalanan, identitas, kuitansi biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.
Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan dengan pihak asuransi dan ditargetkan selesai paling lambat dalam 21 hari kerja.
Selain penanganan medis, KAI juga menyediakan layanan trauma healing bagi korban dan keluarga. Layanan ini dapat diakses melalui Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur maupun melalui call center yang disediakan. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari telemedicine hingga sesi tatap muka sesuai kebutuhan.
Di sisi lain, penanganan barang bawaan korban juga terus dilakukan. Hingga 4 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, tercatat 115 barang telah ditemukan. Sebanyak 61 barang sudah dikembalikan kepada pemilik, sementara 54 lainnya masih menunggu proses pengambilan.
Seluruh barang diamankan melalui layanan Lost and Found di Stasiun Bekasi Timur. KAI mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan barang untuk segera melakukan verifikasi di posko yang tersedia.
“KAI menjamin setiap barang diproses melalui verifikasi yang cermat agar dapat kembali kepada pemilik yang berhak. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” ujar Anne.
Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur akan tetap beroperasi hingga 11 Mei 2026 sebagai pusat layanan terpadu, mencakup informasi, administrasi, hingga dukungan psikologis bagi korban dan keluarga. KAI menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.