KPK Telusuri Komunikasi Silmy Karim dengan Bos Kampung Rusia Bali
KPK mendalami komunikasi Silmy Karim dengan Andrej Frey dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan akomodasi bagi jamaah calon haji Indonesia yang akan tiba di Madinah pada gelombang pertama musim haji 2026. Sebanyak 118 hotel telah disiapkan dan tersebar di tiga kawasan utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat).
Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja Madinah, Zaenal Mutaqin, menjelaskan bahwa kesiapan penginapan menjadi faktor krusial dalam menunjang kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah. Dengan kondisi fisik yang prima, jamaah diharapkan dapat lebih fokus dan khusyuk beribadah di Tanah Suci.
Ia mengakui, salah satu tantangan dalam pengaturan akomodasi di Madinah adalah keterbatasan kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah jamaah dalam satu kelompok terbang (kloter). Kondisi ini membuat penempatan jamaah harus dilakukan secara fleksibel.
“Dalam beberapa kasus, jamaah dalam satu kloter bisa saja ditempatkan di hotel yang berbeda. Namun, kami pastikan seluruh layanan tetap sama tanpa ada perbedaan kualitas,” jelasnya, Selasa (21/4/2026).
Zaenal menegaskan bahwa standar pelayanan bagi jamaah haji telah ditetapkan secara menyeluruh. Layanan tersebut mencakup penginapan, konsumsi, transportasi, hingga pelayanan ibadah seperti ziarah dan kunjungan ke Raudhah.
Selain itu, proses distribusi koper jamaah juga telah diatur agar berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas ibadah. Program city tour di Madinah juga tetap menjadi bagian dari layanan yang diberikan kepada jamaah.
Dari sisi fasilitas, hotel yang digunakan memiliki variasi kelas, mulai dari setara bintang tiga hingga mendekati bintang empat. Meski demikian, perbedaan tersebut tidak memengaruhi standar layanan yang diterima jamaah.
“Beberapa hotel bahkan memiliki fasilitas yang hampir setara dengan layanan haji khusus, meskipun jamaah yang menempati adalah haji reguler,” tambahnya.
Kemenhaj juga memberikan perhatian khusus pada penempatan jamaah tertentu, seperti pasangan suami istri, keluarga, serta jamaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya. Mereka diupayakan tetap berada dalam satu lokasi agar lebih nyaman dan mudah dalam beraktivitas.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah berharap seluruh jamaah haji Indonesia dapat menjalankan rangkaian ibadah di Madinah dengan tenang dan nyaman. Kesiapan akomodasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan haji secara menyeluruh dari tahun ke tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami komunikasi Silmy Karim dengan Andrej Frey dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY mencapai progres 78,5 persen hingga Juni 2026, melampaui target. Pekerjaan kini difokuskan pada interior dan mebelair.
Rupiah ditutup menguat 170 poin ke level Rp18.000 per dolar AS setelah Bank Indonesia menaikkan BI Rate menjadi 5,5 persen untuk menjaga stabilitas kurs.
DLH Bantul mencatat tingkat kepatuhan pemilahan sampah mencapai 90%-95%. Sampah organik kini dimanfaatkan menjadi pupuk untuk penghijauan, pertanian.
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani membuka langkah positif di Australian Open 2026 setelah menyingkirkan pasangan Singapura D
Jadwal bola malam ini 9-10 Juni 2026 menghadirkan Timnas Indonesia vs Mozambik, Timnas Putri Indonesia vs Kamboja, hingga Belanda vs Uzbekistan.