Advertisement
118 Hotel Disiapkan untuk Jamaah Haji Indonesia di Madinah
Jemaah haji / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan akomodasi bagi jamaah calon haji Indonesia yang akan tiba di Madinah pada gelombang pertama musim haji 2026. Sebanyak 118 hotel telah disiapkan dan tersebar di tiga kawasan utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat).
Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja Madinah, Zaenal Mutaqin, menjelaskan bahwa kesiapan penginapan menjadi faktor krusial dalam menunjang kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah. Dengan kondisi fisik yang prima, jamaah diharapkan dapat lebih fokus dan khusyuk beribadah di Tanah Suci.
Advertisement
Ia mengakui, salah satu tantangan dalam pengaturan akomodasi di Madinah adalah keterbatasan kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah jamaah dalam satu kelompok terbang (kloter). Kondisi ini membuat penempatan jamaah harus dilakukan secara fleksibel.
“Dalam beberapa kasus, jamaah dalam satu kloter bisa saja ditempatkan di hotel yang berbeda. Namun, kami pastikan seluruh layanan tetap sama tanpa ada perbedaan kualitas,” jelasnya, Selasa (21/4/2026).
BACA JUGA
Zaenal menegaskan bahwa standar pelayanan bagi jamaah haji telah ditetapkan secara menyeluruh. Layanan tersebut mencakup penginapan, konsumsi, transportasi, hingga pelayanan ibadah seperti ziarah dan kunjungan ke Raudhah.
Selain itu, proses distribusi koper jamaah juga telah diatur agar berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas ibadah. Program city tour di Madinah juga tetap menjadi bagian dari layanan yang diberikan kepada jamaah.
Dari sisi fasilitas, hotel yang digunakan memiliki variasi kelas, mulai dari setara bintang tiga hingga mendekati bintang empat. Meski demikian, perbedaan tersebut tidak memengaruhi standar layanan yang diterima jamaah.
“Beberapa hotel bahkan memiliki fasilitas yang hampir setara dengan layanan haji khusus, meskipun jamaah yang menempati adalah haji reguler,” tambahnya.
Kemenhaj juga memberikan perhatian khusus pada penempatan jamaah tertentu, seperti pasangan suami istri, keluarga, serta jamaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya. Mereka diupayakan tetap berada dalam satu lokasi agar lebih nyaman dan mudah dalam beraktivitas.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah berharap seluruh jamaah haji Indonesia dapat menjalankan rangkaian ibadah di Madinah dengan tenang dan nyaman. Kesiapan akomodasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan haji secara menyeluruh dari tahun ke tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemarau Panjang Mengintai, BPBD Kulonprogo Antisipasi Krisis Air
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- BGN Tegaskan SDM Jadi Prioritas Utama
- RUU Pelindungan Pekerja Rumah Tangga Lolos Pleno Baleg
- Remaja Tenggelam di Parangtritis Ditemukan Meninggal Dunia
- Menteri HAM Minta Hakim Transparan di Sidang Andre Yunus
- Prabowo Minta Kampus Terlibat dalam Proyek Giant Sea Wall
- Gempa Mag 7,4 Jepang: Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
- KPK: Celah Proyek Pemerintah Terbuka Sejak Awal Perencanaan
Advertisement
Advertisement






