BPH Migas Pastikan B50 Lancar, Sopir Truk Tak Perlu Khawatir
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.
Ilustrasi Ebola/Ist-express.co.uk
Harianjogja.com, JAKARTA— Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika atau Africa CDC memperingatkan sedikitnya 10 negara di Afrika berada dalam risiko tinggi terdampak wabah Ebola menyusul lonjakan kasus di Republik Demokratik (DR) Kongo.
Peringatan tersebut disampaikan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan status kewaspadaan wabah Ebola menjadi “sangat tinggi” akibat peningkatan penyebaran kasus di kawasan Afrika Tengah dan Timur.
Kepala Africa CDC, Jean Kaseya, mengatakan negara-negara yang masuk kategori berisiko tinggi meliputi Rwanda, Kenya, Tanzania, Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Zambia.
Sebagian besar negara tersebut berbatasan langsung dengan DR Kongo atau Uganda yang saat ini sama-sama melaporkan kasus Ebola. Ethiopia menjadi satu-satunya negara dalam daftar yang tidak berbatasan langsung dengan wilayah terdampak.
WHO dan Africa CDC Ajukan Dana Rp314 Juta Dolar AS
Untuk memperkuat penanganan wabah, Africa CDC dan WHO mengajukan kebutuhan pendanaan lebih dari 314 juta dolar Amerika Serikat guna mendukung respons kesehatan darurat Ebola di kawasan tersebut.
Sebagian besar dana itu akan difokuskan untuk penanganan wabah di DR Kongo dan Uganda, termasuk kebutuhan pengobatan pasien, pengawasan kasus, hingga upaya pencegahan penyebaran virus.
Sementara itu, 10 negara berisiko tinggi lainnya akan berbagi alokasi dana sekitar 54 juta dolar AS untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi penyebaran Ebola lintas negara.
Langkah penanganan yang disiapkan meliputi:
Pembentukan sistem manajemen insiden nasional.
Penguatan koordinasi lintas batas antarnegara.
Percepatan riset vaksin Ebola strain Bundibugyo.
Pengiriman tambahan tenaga kesehatan dan tim respons cepat.
Penempatan stok darurat untuk kebutuhan penanganan wabah.
Kasus Ebola di DR Kongo Terus Meningkat
Lonjakan kasus Ebola di DR Kongo terjadi sejak wabah diumumkan pada 15 Mei 2026 di Provinsi Ituri. Penyebaran kemudian meluas ke wilayah Kivu Utara dan Kivu Selatan.
WHO melaporkan, hingga kini terdapat sekitar 750 kasus suspek Ebola dengan 177 kematian suspek akibat virus tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 82 kasus dan tujuh kematian telah terkonfirmasi positif Ebola di DR Kongo.
Di Uganda, Kementerian Kesehatan setempat pada Sabtu (23/5/2026) melaporkan tambahan tiga kasus baru sehingga total kasus terkonfirmasi dalam wabah saat ini menjadi lima kasus.
Pembatasan Sosial Mulai Diterapkan
Pemerintah DR Kongo mulai menerapkan sejumlah pembatasan sosial di wilayah pusat wabah, khususnya Provinsi Ituri, untuk menekan penyebaran virus Ebola.
Gubernur militer Ituri, Jenderal Johnny Luboya, melarang aktivitas kerumunan dengan jumlah lebih dari 50 orang di sejumlah zona kesehatan terdampak, termasuk Bunia, Rwampara, Mungwalu, dan Nyakunde.
Selain itu, sejumlah aktivitas publik seperti kegiatan olahraga juga dihentikan sementara sebagai bagian dari langkah pengendalian wabah.
WHO sendiri telah menaikkan tingkat kewaspadaan Ebola menjadi “sangat tinggi”, sementara beberapa negara tetangga DR Kongo mulai memperketat pengawasan perbatasan dan pembatasan perjalanan dari wilayah terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPH Migas menyebut distribusi B50 sejak 1 Juli 2026 berjalan lancar dan kendaraan dapat menggunakannya secara normal.
GPS Si Bulan memudahkan orang tua memantau posisi bus sekolah. Penumpang layanan ini juga meningkat sepanjang Juli 2026.
Google rilis Gemini Omni 1.1 Flash dengan peningkatan besar: video AI 4K, durasi hingga 40 detik, dan fitur first-and-last-frame. Tersedia di API, Flow, dan ter
Gal Gadot memastikan tak kembali sebagai Wonder Woman di DCU baru. Simak perjalanan Gadot sebagai Diana Prince dan rencana DC Studios.
Polri menetapkan 89 tersangka kasus karhutla dari 189 laporan polisi. Penyidik juga menelusuri kemungkinan keterlibatan korporasi.
Empat mobil pick up untuk usaha 2026, dari Gran Max hingga Isuzu Traga. Simak harga, spesifikasi, kapasitas bak, dan kegunaannya.