Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, BKSDA Tambah Kamera Trap
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Kantor KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan praktik penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik Lebaran masih terjadi di sejumlah instansi. Temuan ini memunculkan kekhawatiran adanya celah penyimpangan penggunaan fasilitas negara di tengah meningkatnya mobilitas libur panjang.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan perlunya langkah cepat dari pemerintah daerah. “Untuk itu, kami mengimbau agar kepala daerah dan inspektorat segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyalahgunaan kendaraan dinas di lingkungannya,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, evaluasi tersebut penting untuk menjaga akuntabilitas dan integritas penyelenggara negara maupun aparatur sipil negara (ASN). Pasalnya, kendaraan dinas merupakan fasilitas yang hanya diperuntukkan bagi kepentingan operasional kantor.
Fasilitas tersebut, baik berupa kendaraan sewa maupun barang milik negara atau daerah, tidak boleh digunakan di luar kepentingan kedinasan. Penyimpangan penggunaan dinilai dapat menjadi pintu masuk praktik korupsi.
Budi menjelaskan risiko korupsi tidak selalu muncul dari penyalahgunaan jabatan. Penyalahgunaan fasilitas negara, termasuk kendaraan dinas, juga dapat memicu kerugian keuangan negara.
“Praktik yang kerap dianggap sederhana, seperti penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, sejatinya mencerminkan benturan kepentingan dan dapat berdampak pada kerugian keuangan negara serta menurunkan kepercayaan publik,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, KPK telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pencegahan Gratifikasi Hari Raya.
Dalam edaran tersebut, KPK menegaskan bahwa penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi termasuk bentuk benturan kepentingan yang bertentangan dengan prinsip integritas dan akuntabilitas.
Temuan ini menjadi pengingat bahwa pengawasan penggunaan fasilitas negara masih menjadi pekerjaan rumah di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kemenkes mencatat 15,6 juta kasus ISPA hingga Agustus 2026. Kemarau, polusi, dan kualitas udara turut menjadi perhatian.
Website Genhi hadir untuk mengintegrasikan 10 bank sampah di Purwokinanti sekaligus memudahkan komunikasi dan pendaftaran nasabah.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.