Advertisement
Tokoh Masyarakat: Keamanan Jadi Kunci Pembangunan di Papua
Kepala Distrik Bibida, Jairus Zonggonau. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, PAPUA TENGAH— Stabilitas keamanan wilayah menjadi faktor krusial yang menentukan keberlangsungan kehidupan sosial sekaligus pembangunan daerah di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Tanpa kondisi yang aman dan kondusif, berbagai aktivitas masyarakat berpotensi terhambat dan memengaruhi roda pembangunan secara menyeluruh.
Pandangan tersebut mengemuka dari Kepala Distrik Bibida, Jairus Zonggonau, yang dikenal luas sebagai tokoh masyarakat Paniai. Ia menilai peran aparat keamanan selama ini memiliki kontribusi nyata dalam menjaga ketertiban di tengah dinamika sosial serta tantangan keamanan yang kerap muncul di Tanah Papua.
Advertisement
Menurut Jairus, menjaga keamanan wilayah bukan semata tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Partisipasi warga menjadi faktor penentu agar suasana aman dan damai dapat terus dipertahankan secara berkelanjutan.
“Kami melihat aparat keamanan telah bekerja keras menjaga situasi tetap aman. Karena itu, masyarakat seharusnya ikut mendukung, bukan justru memperkeruh keadaan akibat isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Jairus pada Kamis (5/2/2026).
BACA JUGA
Ia juga menyoroti maraknya peredaran informasi yang tidak disertai kejelasan sumber. Menurutnya, kabar yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan memicu konflik horizontal apabila tidak disikapi secara bijak.
Atas dasar itu, warga diimbau lebih selektif dalam menerima maupun menyebarkan informasi, sekaligus mengedepankan dialog dan musyawarah ketika muncul persoalan di lingkungan sekitar. Pendekatan komunikatif dinilai lebih efektif menjaga harmoni sosial dibanding tindakan reaktif yang berujung pada ketegangan.
Lebih lanjut, Jairus berpandangan bahwa kondisi keamanan Paniai yang terjaga akan membuka ruang lebih luas bagi kelancaran program pembangunan daerah. Stabilitas, menurutnya, mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperbaiki kualitas layanan publik.
“Jika keamanan terjaga, maka pembangunan dapat berjalan lancar dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Itulah harapan kita bersama untuk Paniai,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa upaya menjaga persatuan dan memperkuat komunikasi antarwarga harus terus dilakukan sebagai bagian dari langkah kolektif menciptakan rasa aman. Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan disebut menjadi fondasi utama dalam menjaga ketertiban serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
Advertisement
Advertisement







