Advertisement
Rumah Digeledah, Siti Nurbaya Dijadwalkan Diperiksa Kejagung
Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi (kedua dari kanan) memberikan keterangan pers di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (ANTARA - Nadia Putri Rahmani)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung akan segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya Bakar, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola kebun dan industri kelapa sawit periode 2015–2024.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyampaikan pemeriksaan tersebut akan dilakukan setelah penyidik mendalami barang bukti yang telah diamankan.
Advertisement
“Nanti akan kami jadwalkan,” ujar Syarief di Gedung Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Menurut Syarief, penyidik saat ini masih fokus mengkaji dokumen dan barang bukti elektronik yang disita dalam rangkaian penggeledahan. Salah satu lokasi yang telah digeledah adalah rumah Siti Nurbaya di Jakarta.
BACA JUGA
Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik mengumpulkan alat bukti dalam perkara dugaan korupsi tata kelola sawit.
“Dalam penyidikan, kami bisa memeriksa saksi sekaligus mengumpulkan alat bukti. Salah satunya melalui penggeledahan. Setelah itu, barang bukti kami pelajari terlebih dahulu sebelum dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Selain rumah mantan Menteri KLHK itu, penyidik juga melakukan penggeledahan di lima lokasi lainnya pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1). Namun, Syarief belum memerinci tempat-tempat tersebut.
Terkait kabar penggeledahan yang disebut-sebut terjadi di rumah seorang anggota DPR RI, Syarief mengaku belum mendapatkan informasi lengkap.
“Kalau soal anggota DPR, saya belum memonitor. Memang ada beberapa tempat yang digeledah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Como Tekuk AS Roma 2-1, I Lariani Tembus ke Zona Liga Champions
- Puncak Mudik Tol Jogja-Solo 18 Maret, 17.000 Kendaraan Bakal Melintas
- Diskon Tarif Tol Trans Jawa 30 Persen Mulai Diberlakukan
- Iran Siap Bertahan dan Tidak Pernah Meminta Gencatan Senjata
- Kemnaker Cek Kesehatan Sopir Bus untuk Tekan Risiko Human Error
- Polda DIY Siagakan di GT Purwomartani, Antisipasi Antrean Mengular
- Menhub Tindak Tegas Truk Pelanggar SKB Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement







