Advertisement
Uni Eropa Tetapkan IRGC Iran Sebagai Organisasi Teroris
Bendera Iran.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyambut penetapan Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa, menyebut keputusan tersebut sebagai langkah politik yang telah lama dinantikan.
Melalui platform X, von der Leyen menegaskan, “Saya menyambut kesepakatan politik terkait sanksi baru terhadap rezim Iran yang mematikan, termasuk penetapan IRGC sebagai organisasi teroris. Keputusan ini sudah lama tertunda.”
Advertisement
Langkah ini juga diikuti dengan pengenaan sanksi tambahan terhadap 15 pejabat keamanan dan peradilan Iran, termasuk komandan IRGC dan perwira polisi senior, sebagai bagian dari respons Uni Eropa terhadap pelanggaran hak asasi manusia.
Dengan kebijakan terbaru, pembekuan aset dan larangan perjalanan kini berlaku terhadap total 247 individu dan 50 entitas di Iran, menurut pernyataan resmi Uni Eropa.
Keputusan ini muncul di tengah gelombang protes yang melanda Iran pada akhir Desember 2025, yang dipicu oleh kekhawatiran inflasi akibat melemahnya nilai tukar rial. Sejumlah demonstrasi berubah menjadi bentrokan antara warga dan aparat keamanan, yang dilaporkan menimbulkan korban.
Uni Eropa menegaskan bahwa sanksi terhadap IRGC dan pejabat senior Iran merupakan bagian dari komitmen blok tersebut untuk menekan pelanggaran HAM dan mempertahankan stabilitas regional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







