Advertisement

Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat

Newswire
Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB
Maya Herawati
Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). - ANTARA FOTO - Abdan Syakura

Advertisement

Harianjogja.com, BANDUNG BARAT—Cuaca ekstrem yang masih berlangsung di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menjadi tantangan utama dalam upaya pencarian puluhan korban longsor di Desa Pasirlangu, Sabtu (24/1/2026), sementara tim gabungan terus mengintensifkan koordinasi evakuasi di tengah kondisi tanah yang belum stabil.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Bambang Imanudin menyampaikan, hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur lokasi bencana sejak dini hari membuat tim gabungan dari Basarnas dan SAR menghadapi keterbatasan dalam melakukan pencarian 82 warga yang diduga tertimbun material longsor.

Advertisement

“Tim sebenarnya sudah siap, tetapi persoalannya lokasi ini terus diguyur hujan. Ini menyulitkan kami dalam proses pencarian,” ujar Bambang di lokasi kejadian.

Selain faktor cuaca, BPBD Jawa Barat juga mencermati kondisi tanah di sekitar titik longsor yang masih labil. Alat berat dari BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah disiagakan, namun penggunaannya masih menunggu kepastian jalur aman menuju lokasi terdampak.

“Kondisi tanah masih lembek dan masih ada sedikit pergerakan material, sehingga kami harus memastikan jalur yang aman bagi alat berat,” katanya.

Bambang menjelaskan, wilayah pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu memiliki cakupan yang cukup luas. Area terdampak membentang sekitar tiga kilometer, mulai dari kawasan puncak hingga sisi kiri lereng, sehingga proses evakuasi membutuhkan perhitungan matang dan kehati-hatian ekstra.

Di sisi lain, dampak longsor juga memaksa ratusan warga meninggalkan rumah mereka. BPBD Jawa Barat mencatat sekitar 400 warga Desa Pasirlangu telah dievakuasi oleh petugas gabungan dan saat ini bertahan di lokasi pengungsian sementara.

Ia menyebutkan, kebutuhan mendesak para pengungsi meliputi matras, selimut, serta bahan kebutuhan pokok untuk menunjang aktivitas harian selama berada di pengungsian.

“Jumlah warga yang mengungsi saat ini diperkirakan sekitar 400 orang. Untuk logistik, kami berharap semuanya tercukupi, termasuk bantuan dari pemerintah provinsi yang sudah mulai masuk,” kata Bambang.

Hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 15.50 WIB, BPBD Jawa Barat mencatat sembilan warga dinyatakan meninggal dunia akibat longsor di Cisarua. Selain korban jiwa, puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga proses penanganan darurat masih terus berlanjut seiring evaluasi kondisi cuaca dan medan di lokasi bencana longsor Cisarua Bandung Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kasus PMK Awal 2026 Merebak di DIY, Kulonprogo Tertinggi

Kasus PMK Awal 2026 Merebak di DIY, Kulonprogo Tertinggi

Jogja
| Sabtu, 24 Januari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement