Advertisement
Distribusi Energi Tetap Aman di Jepara-Kudus-Pati Meski Dilanda Banjir
Ilustrasi pasokan BBM - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan suplai BBM dan elpiji bagi warga Jepara, Kudus, dan Pati tetap aman di tengah terganggunya akses akibat banjir yang melanda kawasan Pantura dalam beberapa hari terakhir.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) Taufiq Kurniawan menjelaskan, sejumlah jalur distribusi sempat terendam banjir di beberapa titik, seperti Trengguli Kabupaten Demak, kawasan Kaligawe dan Pengapon di Kota Semarang, hingga jalur lintas Kudus–Jepara–Juwono, namun pasokan energi tetap dapat dikendalikan.
Advertisement
Ia menyebut pengaturan jalur alternatif dan penyesuaian pola suplai dilakukan secara intensif sebagai langkah menjaga kelancaran distribusi energi, terutama karena situasi banjir di Pantura Jateng masih berlangsung.
“Kami mengatur distribusi sejak dini hari saat lalu lintas lebih lengang dan melakukan perubahan jalur suplai agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi meskipun menghadapi kendala banjir,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
BACA JUGA
Taufiq menambahkan, Pertamina mengoptimalkan akses Grobogan–Mranggen sebagai jalur alternatif, sekaligus memberlakukan prioritas operasional untuk mobil tangki yang menuju wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tidak terhambat.
Untuk elpiji, Pertamina menambah suplai fakultatif tabung 3 kilogram ke wilayah terdampak banjir guna menjaga stabilitas harga dan mencegah potensi kelangkaan. Tambahan pasokan tersebut meliputi 33.600 tabung untuk Kabupaten Jepara, 29.080 tabung untuk Kabupaten Kudus, dan 37.520 tabung untuk Kabupaten Pati.
Pasokan tambahan ini juga ditujukan untuk mengantisipasi praktik penimbunan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama banjir.
“Dengan stok yang cukup, distribusi elpiji diharapkan tetap lancar dan masyarakat bisa mendapatkan produk sesuai HET,” jelasnya.
Selain penyesuaian suplai, beberapa SPBU di Kudus terpaksa menghentikan operasional sementara karena terdampak banjir, yaitu SPBU 43.593.18 Jalan Lingkar Utara Bacin, SPBU 44.593.15 Jalur Pantura Demak–Kudus, dan SPBU 48.595.05 Jalan Raya Demak di perbatasan Kudus–Demak.
Pertamina kemudian mengarahkan masyarakat ke SPBU yang masih beroperasi sebagai titik alih suplai, yakni SPBU 44.593.04 Matahari (Jalan Jenderal Ahmad Yani Kudus), SPBU 44.593.01 Prambatan (Jalan Raya Kudus–Jepara), SPBU 44.593.09 Hadipolo (Jalan Raya Kudus–Pati), serta SPBU 44.593.25 Rendeng (Jalan Jenderal Sudirman Kudus).
Terkait keamanan produk, Pertamina memastikan seluruh fasilitas yang terendam banjir akan menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum kembali beroperasi, termasuk pengecekan kualitas BBM dan elpiji agar sesuai standar layanan.
“Setiap SPBU terdampak banjir wajib diperiksa sepenuhnya terlebih dahulu sebelum dibuka kembali untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
- Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran, Klaim Hak Bela Diri
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
Advertisement
KWT di Bantul Menanti Peluang Jadi Pemasok Bahan Baku Program MBG
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Stok Darah Ramadan Aman, PMI Sleman Siaga 100 Kantong
- Selat Hormuz Jalur Vital 20 Persen Minyak Dunia, Kini Macet
- Bahaya Overhidrasi, Minum Berlebihan Bebani Ginjal
- THR 2026 Harus Lunas H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil
- Gempa Dangkal Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang Aceh
- Tanah Longsor di Sriharjo Bantul, Batu Besar Jebol Tembok Rumah Warga
- Sebut Anggaran MBG Fantastis, Mahasiswa Bantul Tuntut Evaluasi Total
Advertisement
Advertisement







