Advertisement

BNPB Prioritaskan Keselamatan Warga Longsor Jepara

Newswire
Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:57 WIB
Sunartono
BNPB Prioritaskan Keselamatan Warga Longsor Jepara BNPB memprioritaskan keselamatan warga terdampak longsor di Desa Tempur Jepara dengan fokus evakuasi, bantuan logistik, relokasi, dan pembukaan akses wilayah. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, JEPARA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan warga terdampak tanah longsor di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menjadi prioritas utama, menyusul bencana yang terjadi pada Jumat (9/1).

Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, penanganan bencana difokuskan pada tiga aspek utama, yakni keselamatan dan pemulihan warga terdampak, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan pembukaan akses dan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat longsor.

Advertisement

“Di Desa Tempur ini yang harus ditangani secara maksimal adalah manusianya. Orangnya harus aman dan kebutuhannya terpenuhi,” kata Suharyanto dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Tanah longsor tersebut berdampak pada empat desa di tiga kecamatan di Jepara. Akses utama menuju Desa Tempur sempat terputus akibat timbunan material longsor, sehingga menyulitkan distribusi bantuan dan mobilitas warga.

BNPB mencatat sebanyak 13 kepala keluarga terdampak langsung di Desa Tempur. Pemerintah daerah didorong untuk memfasilitasi relokasi warga ke lokasi yang lebih aman, sementara BNPB menyatakan siap membantu pembangunan rumah bagi warga yang harus direlokasi.

“Tidak harus membangun banyak rumah. Satu atau dua rumah pun tidak masalah, yang penting masyarakatnya tertangani dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, BNPB memastikan kebutuhan dasar warga telah disalurkan dalam 24 jam terakhir dan akan terus ditambah jika masih terdapat kekurangan. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pangan dan nonpangan.

“Kebutuhan dasar bukan hanya makan dan minum, tetapi juga pakaian, selimut, tempat tidur, obat-obatan, serta perlengkapan pencegah penyakit dan cuaca dingin,” kata Suharyanto.

Untuk membuka kembali akses wilayah, BNPB mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang telah mengerahkan alat berat membersihkan material longsor. BNPB juga siap menambah dukungan alat berat maupun pembiayaan pembangunan jembatan darurat apabila dibutuhkan.

Upaya terpadu antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan warga serta meminimalkan risiko lanjutan di wilayah rawan longsor Jepara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Banyuraden Sleman Raih Peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional

Banyuraden Sleman Raih Peringkat II Kalurahan Terbaik Nasional

Sleman
| Sabtu, 17 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems

Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems

Wisata
| Sabtu, 17 Januari 2026, 13:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement