Advertisement
Korban Banjir Cikande Tangerang Mendesak Butuh Bantuan Logistik
Foto ilustrasi banjir bandang, dibuat menggunakan Artifical Intelligence / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG—Meluasnya bencana banjir di kawasan permukiman membuat kebutuhan bantuan kemanusiaan kian mendesak, setelah ratusan warga Perumahan Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, terdampak banjir selama berhari-hari tanpa dukungan logistik dari pemerintah daerah.
Ratusan korban banjir di Perumahan Taman Cikande saat ini membutuhkan bantuan logistik berupa sandang, pangan, hingga obat-obatan untuk bertahan di tengah genangan yang belum surut.
Advertisement
"Paling dibutuhkan kebutuhan makanan, seperti mie instan, telur dan lainnya. Dan paling utama dulu itu obat-obatan," ungkap Ketua RW 03, Fiktor Silaen di Tangerang, Rabu.
Ia menjelaskan, bantuan bahan pokok menjadi kebutuhan paling mendesak karena warga telah terdampak banjir selama tiga hari sejak Minggu (11/1/2026) hingga Rabu (14/1/2026).
BACA JUGA
Fiktor berharap pemerintah daerah Kabupaten Tangerang segera turun tangan membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir tersebut.
"Hingga saat ini belum ada sama sekali bantuan pemerintah. Kami berharap agar segera mengirim kebutuhan para korban banjir seperti bahan pokok," tuturnya.
Untuk penanganan sementara, warga setempat secara swadaya dan bergotong royong membangun tenda serta dapur darurat bagi para pengungsi.
Ia memperkirakan jumlah warga yang mengungsi akan terus bertambah seiring meluasnya genangan akibat luapan Sungai Cidurian. Ketinggian air bahkan telah mencapai 70 sentimeter hingga dua meter.
"Ketinggian air sampai dua meter untuk update sekarang kondisi banjir ini khusus yang di Perumahan Taman Cikande terus meluas," ungkapnya.
Berdasarkan data terakhir, tercatat sebanyak 222 kepala keluarga (KK) dengan lebih dari seratus rumah di Perumahan Taman Cikande terdampak banjir dan membutuhkan bantuan segera. Situasi ini menegaskan urgensi penanganan korban banjir Cikande oleh seluruh pemangku kepentingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Skandal Goreng Saham, OJK Bekukan Aset Rp14 Triliun dan 2 Tersangka
- Drama OTT Bupati Pekalongan, KPK Tangkap Fadia Arafiq di SPKLU
- Bahlil Buka-bukaan Stok BBM RI Cuma Cukup 25 Hari, Ini Alasannya
- Skandal Manipulasi IPO, OJK Geledah Kantor Sekuritas PT MASI di SCBD
- BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- 100 Hari Menuju Piala Dunia, Warganet Cemas
- Pernyataan Sikap UII Terkait Konflik Iran dan Kebijakan Dalam Negeri
- Harga Bensin AS Tembus US$3, Imbas Konflik Iran
- Tolak AI Jadi Senjata, Ribuan Netizen AS Uninstall ChatGPT
- Taru Martani Cairkan THR Lebih Awal, Dorong Ekonomi Jelang Lebaran
- Wisata Kaliurang Lesu di Awal Ramadan, Lebaran Diprediksi Ramai
- Cristiano Ronaldo Pindahkan Jet dari Riyadh ke Madrid
Advertisement
Advertisement








