Advertisement
PDIP Kirim 30 Ambulans dan Tim Medis ke Lokasi Banjir
PDI Perjuangan. - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— PDI Perjuangan memberangkatkan 30 unit ambulans dan 90 tenaga medis ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana.
Pengerahan ambulans dan tim medis PDI Perjuangan ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak banjir.
Advertisement
Tim medis PDIP akan fokus memberikan layanan kesehatan, pengobatan darurat, serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok di lokasi pengungsian selama masa tanggap darurat bencana.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning mengatakan relawan dan tenaga medis harus sigap menghadapi kondisi lapangan yang masih dinamis. Kontingen ini terdiri atas perwakilan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Lampung yang akan bergabung di titik transit sebelum menuju wilayah terdampak.
BACA JUGA
“Saya berpesan kepada teman-teman untuk menjaga kesehatan, soliditas, dan nama baik partai. Kita akan bertugas minimal satu bulan atau hingga situasi dinyatakan kondusif sesuai arahan Ibu Ketua Umum,” kata Ribka saat pelepasan tim di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Ribka juga mengingatkan potensi bencana susulan di beberapa wilayah, termasuk gempa bumi yang masih terjadi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, sehingga seluruh relawan diminta meningkatkan kewaspadaan selama bertugas.
Perwakilan tim medis PDIP, dr. Andi, menyatakan misi kemanusiaan ini merupakan bentuk pengabdian profesi tenaga kesehatan. Ia menegaskan seluruh tim akan bekerja secara profesional tanpa membedakan latar belakang para korban bencana.
“Sesuai pesan Ibu Megawati Soekarnoputri, tugas kami murni kemanusiaan, membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan tanpa melihat latar belakang apa pun,” ujar dr. Andi.
Selain layanan medis, tim PDIP juga membawa bantuan logistik berupa lebih dari 100 Al-Qur’an, sajadah, mukena, sarung, serta sekitar 500 potong pakaian layak pakai yang akan disalurkan langsung ke lokasi pengungsian dengan label “Dokter Diaspora”.
Langkah PDI Perjuangan mengirimkan ambulans dan tenaga medis ke wilayah terdampak banjir di Pulau Sumatra diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi kesehatan korban sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan di tengah bencana alam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
WFH ASN Sleman Mulai Dikaji, Layanan Publik Tetap Tatap Muka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Event Jogja 2 April 2026, dari Tulus hingga Kirab Budaya
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Gempa Besar Picu Tsunami, Tim SAR Dikerahkan Penuh
- Jadwal Misa Trihari Suci dan Paskah 2026 Paroki se-DIY
- Listrik Padam Hari Ini: Sleman dan Kota Jogja Kena Giliran
Advertisement
Advertisement








