Advertisement
Matel Tewas Dikeroyok di Depan TMP Kalibata
Ilustrasi kekerasan. - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang penagih utang atau mata elang (matel) tewas dikeroyok sekelompok orang saat melakukan penagihan di depan TMP Kalibata, Pancoran, Kamis sore.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan kejadian berlangsung cepat ketika dua matel menghentikan seorang pengendara motor. Tiba-tiba, empat hingga lima orang keluar dari sebuah mobil dan langsung mengeroyok kedua korban hingga satu di antaranya meninggal dunia.
Advertisement
Polisi masih menyelidiki kaitan antara para pelaku dan pengendara motor yang sempat diberhentikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, namun identitas pelaku belum terungkap karena situasi di lokasi berlangsung sangat singkat.
"Iya, matel dipukulin. Akhirnya dibawa ke pinggir. Ya, sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup," kata Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Menurut keterangan saksi, kata dia, kejadian bermula ketika kedua matel menghentikan seorang pengendara sepeda motor sekira pukul 15.30 WIB.
Saat sepeda motor diberhentikan, tiba-tiba beberapa orang dari sebuah mobil turun dan langsung mengeroyok kedua anggota matel tersebut.
Para pelaku yang diperkirakan berjumlah empat hingga lima orang, kemudian melarikan diri. "Ini pengendara mobil di belakang, tiba-tiba ngeroyok gitu. Enggak tahu mungkin mau membantu atau bagaimana," kata Mansur.
Akibat pengeroyokan itu, satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif para pelaku dan kaitannya dengan pengendara motor yang sempat dihentikan oleh korban. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.
"Sementara dalam penyelidikan. Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, ya tidak mengetahui juga. Begitu cepat kejadiannya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus KSPN Malioboro ke Pantai Parangtritis Senin 16 Maret 2026
- Serangan Udara Pakistan Hantam RS di Kandahar, Ketegangan Meningkat
- Mendag Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran 2026
- Ribuan Perantau Tiba di Terminal Semin Gunungkidul, Disambut Bupati
- DPC PPP Bantul Santuni Anak Yatim dan Perkuat Konsolidasi Organisasi
- Como Tekuk AS Roma 2-1, I Lariani Tembus ke Zona Liga Champions
- Puncak Mudik Tol Jogja-Solo 18 Maret, 17.000 Kendaraan Bakal Melintas
Advertisement
Advertisement









