Advertisement
KJRI Hong Kong Bantu Pemulangan Jenazah WNI Korban Kebakaran
WNI di luar negeri - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong membentuk tim khusus untuk koordinasi keluarga dan pemulangan jenazah WNI yang tewas dalam kebakaran Wang Fuk Court, Tai Po.
“Tim Family Engagement ini tugasnya untuk repatriasi jenazah, menyampaikan penjelasan kapan kepulangan jenazah, dan detail-detail lain agar para keluarga memperoleh informasi,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang ditemui usai agenda jalan santai “Walk for Palestine” oleh Kemlu RI di Jakarta, Minggu (30/11/2025).
Advertisement
Yvonne menyatakan tim tersebut bertugas memastikan semua informasi yang diperlukan maupun pertanyaan dari keluarga WNI yang meninggal dunia dalam kebakaran di Hong Kong itu dapat terpenuhi.
KJRI Hong Kong pun menjaga komunikasi dengan keluarga korban, karena kejelasan informasi terkait kondisi kerabat mereka hingga proses pemulangan jenazah ke tanah air amat penting bagi keluarga yang ditinggalkan, kata dia.
BACA JUGA
“Komunikasi oleh KJRI Hong Kong masih intensif lewat panggilan video, panggilan telepon, semuanya masih terus dilakukan,” katanya.
Terkait proses identifikasi jenazah korban kebakaran, Yvonne mengatakan bahwa sejumlah korban WNI telah berhasil diidentifikasi. Namun, identifikasi sejumlah korban lainnya kemungkinan akan memerlukan sampel DNA dari keluarga untuk mempermudah prosesnya.
Mengingat proses identifikasi maupun koordinasi dengan pihak setempat masih berjalan, Jubir Kemlu itu berkata bahwa kapan jenazah WNI tersebut dapat direpatriasi dari Hong Kong ke tanah air masih belum dapat dipastikan.
Hingga Sabtu (29/11), tujuh WNI dipastikan meninggal dunia dalam kebakaran besar di kompleks hunian Wang Fuk Court di Hong Kong, demikian menurut KJRI Hong Kong yang berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat.
Terdapat 140 WNI, semuanya PMI di sektor domestik, diketahui bekerja di Wang Fuk Court, dan 61 di antaranya telah dikonfirmasi kondisinya.
Kebakaran besar yang melanda kompleks hunian Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11), menyebabkan sekurangnya 128 orang tewas, 79 orang terluka, dan ratusan lainnya hilang. Sebanyak 11 orang telah ditahan terkait kasus kebakaran besar ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
Advertisement
Lebaran 2026: Bantul Kerahkan Tim Wasdal, Cegah Parkir Nuthuk
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Snapdragon Wear Elite Resmi Meluncur, Performa AI Melonjak
- Stellantis Rugi Rp3.800 Triliun, V8 Jeep-Dodge Bangkit Lagi
- RAF Akrotiri Diserang Drone, Inggris Buka Akses untuk AS
- Besok, Gerhana Bulan Total! Ini Jadwal dan Tata Cara Shalat Khusuf
- Yuran dan Neto Bawa PSM Makassar Unggul 2-0 atas Persita
- Tes Mercon Rakitan, Bocah SD Paliyan Luka Parah
- Viral! Perempuan Thailand Nikahi Dua Pria Austria Sekaligus
Advertisement
Advertisement







