Advertisement
Putin Klaim Sehat Usai Pemeriksaan, Publik Tetap Curiga
Vladimir Putin - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut kesehatannya baik setelah pemeriksaan medis tahunan, namun keraguan publik meningkat usai ia menolak tes tekanan darah di forum AI.
Dalam keterangan yang dikutip Fox News pada Minggu (23/11/2025), Putin menyatakan dirinya dalam kondisi kesehatan yang baik. "Saya baru saja menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan. Pemeriksaan itu memakan waktu dua setengah hari, termasuk menginap semalam di klinik. Syukurlah, semuanya baik-baik saja," ujar pemimpin berusia 73 tahun tersebut.
Advertisement
Namun, pernyataan ini diwarnai kejanggalan ketika Putin menolak menjalani tes tekanan darah saat menghadiri konferensi kecerdasan buatan, Forum AI Journey di Moskow. Padahal, dalam acara tersebut tersedia alat teknologi mutakhir yang mampu mengukur denyut nadi dan tekanan darah hanya melalui pemindai ujung jari.
Penolakan ini menuai perhatian khusus mengingat sebelumnya publik telah menyadari adanya tanda tidak biasa pada tangan Putin. Saat menghadiri acara di Moskow pada Minggu (9/11/2025), terlihat jelas memar atau pembengkakan di tangan sang presiden.
BACA JUGA
Penasihat Presiden Ukraina Anton Gerashchenko bahkan mengunggah foto close-up tangan Putin di platform X dengan klaim bahwa pembuluh darahnya menonjol tidak wajar dan terdapat indikasi masalah kesehatan pada tangan tersebut.
Spekulasi mengenai kondisi kesehatan Putin memang kerap muncul dalam beberapa tahun terakhir. Pada Maret 2025, Fox News melaporkan bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperkirakan Putin akan segera meninggal dunia, seiring dengan merebaknya isu bahwa pemimpin Rusia itu mengidap kanker atau pernah mengalami strok.
Bukti lain yang menguatkan spekulasi ini adalah video yang beredar pada 2022 yang menunjukkan Putin mencengkeram meja dengan tidak wajar saat melakukan pertemuan dengan pejabat pertahanan. Rekaman tersebut memicu dugaan publik bahwa ia mungkin mengidap penyakit Parkinson atau mengalami nyeri kronis.
Pengumuman kondisi kesehatan ini menjadi perhatian khusus mengingat posisi Putin sebagai pemimpin Rusia yang telah berkuasa selama lebih dari dua dekade. Transparansi informasi kesehatan pemimpin menjadi isu sensitif, terutama dalam konteks geopolitik saat ini dimana Rusia masih terlibat dalam konflik dengan Ukraina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Panen Maggot Jogoyudan Jogja, Sampah Berkurang Pendapatan Naik
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- TMII Revitalisasi Anjungan DIY, Sultan Dorong Penguatan Promosi
- Panglima TNI Naikkan Pangkat Rizki Juniansyah Dua Tingkat
- Campak Serang 1.248 Warga Pamekasan, 12 Balita Meninggal
- Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
- Efisiensi Anggaran, Belanja Kementerian-Lembaga Tetap Melonjak
- Rusia Kecam AS Sita Tanker Marinera di Laut Lepas
- Birokrasi Unggul, Kulon Progo Raih Penghargaan Manajemen Talenta BKN
Advertisement
Advertisement



