Advertisement
Penagihan BLBI Harus Konsisten dan Tegas
Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho.ist
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, menilai pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal kelanjutan penagihan BLBI sebagai komitmen negara yang harus dijaga secara konsisten. Ia menegaskan bahwa kewajiban obligor tidak boleh dianggap berakhir tanpa penyelesaian sah.
Menurut Hardjuno, hak tagih negara terhadap BLBI tidak mengenal kedaluwarsa. “BLBI adalah kewajiban hukum, bukan urusan administratif yang bisa dinegosiasikan,” ujarnya. Ia menilai pernyataan Purbaya menjadi pengingat bahwa kewajiban obligor tetap berlaku meski pemerintah mengevaluasi perangkat penagihan.
Advertisement
Hardjuno menekankan perlunya kepastian proses dan arah kebijakan agar penyelesaian BLBI tidak kembali kabur seperti sebelumnya. Penegakan BLBI, menurutnya, merupakan ujian besar konsistensi hukum ekonomi Indonesia.
Ia menambahkan bahwa proses penagihan harus berada dalam koridor hukum yang jelas untuk memperkuat legitimasi negara. Hardjuno juga menegaskan bahwa BLBI bukan sekadar persoalan aset negara, tetapi pesan moral bahwa hukum ditegakkan secara setara.
BACA JUGA
Ia meminta pemerintah berkomunikasi secara transparan agar tidak muncul spekulasi terkait ketegasan negara dalam menagih. Selain itu, Hardjuno mendorong pemerintah mempertimbangkan moratorium pembayaran bunga obligasi rekap BLBI, karena beban bunga yang terus berjalan tanpa penyelesaian kewajiban obligor dinilai merugikan posisi fiskal negara.
“Moratorium bunga rekap harus menjadi opsi bila negara ingin menuntaskan BLBI secara serius,” kata Hardjuno. Ia menilai momentum pernyataan Purbaya perlu dimanfaatkan untuk membuka opsi kebijakan yang lebih fundamental.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
Advertisement
3 Titik Wisata di Gunungkidul Ini Diprediksi Paling Padat Saat Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Situasi Iran Tegang, Ratusan Orang Ditangkap Dianggap Mata-Mata
- Minyakita Sulit Ditemukan di Pasar Pedagang Diminta Urus NIB
- Konvoi Motor dan Petasan di Kalasan Sleman Berakhir di Kantor Polisi
- Jepang Lepas Cadangan Minyak Saat Jalur Hormuz Terganggu
- Warga Serbu Pasar Murah di Balai Kota Jogja Jelang Lebaran
- Atria Hotel Magelang Siap Hadirkan Paket Halal Bihalal yang Hangat
- Tekanan Harga Barang dan Jasa Diperkirakan Menguat Menjelang Lebaran
Advertisement
Advertisement








