33 Negara Siapkan Pangan Darurat, Stok Beras Indonesia 25 Juta Ton
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, POSO—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah tetap tenang karena gempa magnitudo 4,6 dengan kedalaman 5 kilometer tidak berpotensi tsunami.
"Kami harap warga jangan panik dan tetap tenang, serta selalu memperbaharui informasi resmi BMKG," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Palu Sujabar di Kota Palu, Rabu.
BMKG melaporkan gempa terjadi sekitar Pukul 17:19 Wita berpusat di wilayah Pendolo. Kabupaten Poso, hasil analisis menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 2.06° LS - 120.68° BT atau tepatnya berlokasi di darat, 21 kilometer arah tenggara Taipa (Poso).
Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal, akibat aktivitas sesar aktif setempat.
Merujuk laporan warga, gempa itu dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI di Pendolo (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa terjadi gempa.
"Hingga Pukul 17:45 Wita hasil pengamatan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan," ujarnya.
Sujabar meminta warga jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, karena situasi seperti ini tidak menutup kemungkinan dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk tujuan tertentu.
Selain itu warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh guncangan gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," ucapnya.
Ia menambahkan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
"Kami berharap situasi ini dapat secepatnya kembali normal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Amran menyebut ketersediaan beras Indonesia mencapai 25 juta ton saat 33 negara menyiapkan persediaan pangan untuk kondisi darurat.
AKBP Netty Rosdiana mengajukan pengunduran diri dari Polri per 1 September 2026. Ini alasan dan rencana aktivitasnya setelah mundur.
DPRD Kulon Progo meminta Pemkab memperhatikan drainase saat membangun jalan untuk mencegah genangan dan kerusakan infrastruktur.
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.
KAI menggelar Safety Hunting bersama 30 railfans di Kulonprogo untuk mengedukasi keselamatan saat berburu foto kereta api.
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.