Advertisement
Gempa Mag 4,6 Guncang Poso, Warga Diimbau Tak Panik
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, POSO—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah tetap tenang karena gempa magnitudo 4,6 dengan kedalaman 5 kilometer tidak berpotensi tsunami.
"Kami harap warga jangan panik dan tetap tenang, serta selalu memperbaharui informasi resmi BMKG," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Palu Sujabar di Kota Palu, Rabu.
Advertisement
BMKG melaporkan gempa terjadi sekitar Pukul 17:19 Wita berpusat di wilayah Pendolo. Kabupaten Poso, hasil analisis menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 2.06° LS - 120.68° BT atau tepatnya berlokasi di darat, 21 kilometer arah tenggara Taipa (Poso).
Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal, akibat aktivitas sesar aktif setempat.
BACA JUGA
Merujuk laporan warga, gempa itu dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI di Pendolo (pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa terjadi gempa.
"Hingga Pukul 17:45 Wita hasil pengamatan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan," ujarnya.
Sujabar meminta warga jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, karena situasi seperti ini tidak menutup kemungkinan dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk tujuan tertentu.
Selain itu warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh guncangan gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," ucapnya.
Ia menambahkan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
"Kami berharap situasi ini dapat secepatnya kembali normal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement







